Surat Dari Surabaya

Surat Dari Surabaya

  • WpView
    MGA BUMASA 274
  • WpVote
    Mga Boto 23
  • WpPart
    Mga Parte 5
WpMetadataReadKumpleto Mon, Aug 17, 2020
"Apakah aku akan mati disini?" Kata-kata itu tiba-tiba saja terlintas dipikiran Irfan saat suara Senapan Bren itu semakin mendekati nya, ia tahu jika sebentar lagi nasibnya akan sama seperti teman satu milisi nya yang kini sudah bergeletakan di tengah jalan. Apakah seluruh perjuangan nya sia-sia? Ataukah perlawanan yang ia lakukan akan berdampak besar untuk negeri dan orang-orang yang ia bela? Lagi-lagi pertanyaan itu terlintas di kepala Irfan, kali ini dengan sebuah nama yang terlintas di ingatannya, sebuah nama yang terus menguatkan tekatnya untuk membela Republik hingga ajal menemuinya. Ia tahu bahwa pada akhirnya dia akan mati. Tapi setidaknya, dia sudah mengirimkan pesan terakhirnya di surat itu. By : Aster
All Rights Reserved
#802
pahlawan
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • WISHES.
  • Assalamualaikum Cinta
  • KIDUNG JAYANEGARA: Nyanyian Jiwa yang Belum Usai
  • IN HEART
  • AILAH(END)✅
  • Pendekar Pedang Serayu
  • 74/366
  • PENGERAJIN DAN PEDANG LEGENDARIS
  • 4 Villain (Penjahat)
WISHES.

Penghianatan yang Natan lakukan sangat berdampak besar dalam perubahan hidupnya, ketika akhirnya Keira memutuskan pergi. Natan mendadak kehilangan diri dan merasa hampa tanpa hadirnya sosok Keira. Akhirnya Natan menyadari bahwa Keira memilik arti penting dalam hidupnya. Natan sangat berharap ia memiliki kesempatan untuk memperbaiki hubungan mereka. Namun Keira lebih memilih pergi dibanding bertahan. Dalam satu kesempatan mereka kembali dipertemukan. Namun pertemuan itu justru banyak melukai hati Natan; di mana Keira hadir bukan sebagai miliknya melainkan Ridwan, sang kakak. Ya, Keira gadis yang ia cintai dan rindukan datang sebagai tunangan sang kakak. Itu justru membuat sejuta garis luka dalam sekujur tubuhnya. Akan tetapi, Natan tetap memperjuangkan cintanya. Meski Keira yang sekarang rada cuek dan tentu saja membencinya. Walau demikian, Natan terus berusaha mengambil simpati Keira meski pada kenyataannya hanya sakit hati yang didapat sewaktu hati Keira dijatuhkan sepenuhnya pada Ridwan. Sakit? Tentu saja. Dan rasa sakit Natan lebih tak terelakan sewaktu melihat gadis yang dicintai kembali dilukai. Hal yang pernah mematahkan hati Keira kembali terjadi. Bahkan kali ini jauh lebih besar. Sampai Natan sendiri dapat melihat bahwa api cinta dalam diri Keira seketika itu mati. Lantas apa yang akan terjadi ke depannya? Akankah Natan mampu memperjuangkan Keira di saat hati gadis itu telah mati untuk sesuatu yang dinamakan cinta?

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman