Stained girl

Stained girl

  • WpView
    Reads 104
  • WpVote
    Votes 40
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 24, 2023
Dia adalah Zea kaneor berumur 16 tahun, hidupnya penuh masalah yang bertubi-tubi, sedangkan dirinya hanya menghadapi segala masalah sendirian. Di situlah Zea harus menjadi sosok kuat dan tegar, walaupun sebenarnya dia sangat rapuh dia ingin menangis jika bisa. Tapi takdir, takdir tidak bisa membuat gadis itu lemah, Zea selalu berusaha sekuat tenaga agar dia tidak terlihat lemah. Zea selalu mencari kebahagiaan kecilnya, walaupun itu hanya secuil. Ia ingin tau kebahagiaan yang sebenarnya, ia ingin merasakan bagaimana bahagia yang sebenarnya benarnya ada, tiara lah yang selalu ada bersama nya, bagaimana kelanjutan kisah Zea? --- BACA YA!... Karya ini 100% dari pemikiran aku sendiri, bukan jiplakan ataupun tiruan. Baca ya, jika ada kesamaan tokoh, nama, alur dan tempat mohon maaf atas ketidak sengajaan yang tidak saya ketahui. Start : 24 Agustus 2021 End :
All Rights Reserved
#451
tragis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ORBiT
  • Imajinasi Abstrak
  • Misthea [End]
  • LOVE IN HEA(U)RT [End]
  • She Is Zeya [Revisi]
  • 244 Days to Hurt You
  • Between My Revenge and Your Wounds
  • Shadowlight In Bloom
  • LOVE IS DESTROYED [COMPLETED]
ORBiT

Laraina tidak pernah menyangka, kesempurnaan yang selama ini diagung-agungkan di Glorios International High School justru akan menyeretnya jatuh ke titik paling gelap dalam hidupnya. Di mata semua orang, ia adalah definisi sempurna-cerdas, berprestasi, dan tak tersentuh. Namun, di balik itu, ada sesuatu yang mulai retak. Entah kesalahan apa yang ia lakukan, atau mungkin ia hanya berada di waktu dan tempat yang salah-hingga akhirnya menarik perhatian Sakha Aldegama Pradipta. Bukan sekadar tertarik biasa, melainkan ketertarikan yang berbahaya-yang perlahan menyeretnya masuk ke dunia yang tak pernah ia pahami sebelumnya. Di tengah impiannya menjadi seorang psikolog, Laraina justru terjebak dalam permainan yang menghancurkan mentalnya sendiri. Batas antara benar dan salah mulai kabur, dan senyum yang dulu tulus kini hanya menjadi topeng. Karena pada akhirnya, yang paling menyakitkan bukanlah saat ia jatuh-melainkan saat ia sadar, dia sudah terperangkap dalam sebuah Orbit bersama iblis bernama Sakha Aldegama Pradipta. Sakha menatap Laraina tanpa berkedip, senyum tipisnya terasa lebih mengancam daripada amarah. "Apa lo masih mikir bisa kabur, sayang?" Laraina mundur satu langkah, napasnya tak lagi teratur. "Aku bukan milik siapa-siapa, Sakha." Sakha tertawa pelan, lalu mendekat-terlalu dekat hingga suaranya hanya terdengar oleh Laraina. "Lo salah." Bisiknya dingin. "Gak ada cara buat lo lepas dari gue..." Laraina membeku di tempatnya. "Bahkan Tuhan pun gak bisa ambil lo dari gue."

More details
WpActionLinkContent Guidelines