Story cover for Super Card System by TrueEnding
Super Card System
  • WpView
    LECTURAS 70,238
  • WpVote
    Votos 5,595
  • WpPart
    Partes 200
  • WpView
    LECTURAS 70,238
  • WpVote
    Votos 5,595
  • WpPart
    Partes 200
Continúa, Has publicado ago 11, 2020
Di dunia, monster manusia mengandalkan buah mistik dan kekuatan batin mereka untuk memperjuangkan dominasi, jiwa yang hilang terlempar, mengingat kekuatan dari semua dunia lain yang dikenalnya. Tapi ada tangkapan; dia tidak memiliki kendali atas kekuatan apa yang akan dia dapatkan! Dengan pengetahuan yang melampaui pengetahuan kebanyakan, dia berlayar menuju puncak dunia satu kepingan!
Todos los derechos reservados
Tabla de contenidos
Regístrate para añadir Super Card System a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#6devilfruit
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 8
World Processor : Binatang yang Menjadi Tuhan (Noveltoon) cover
Pirate in Naruto World cover
One Piece Invincible cover
One Piece's Talent System ( Part III - END ) cover
Dimulai Dengan Buah Iblis Merkuri  cover
The Howl Of Shadow cover
Wuxia: Menceritakan kisah di Penginapan Tongfu, bersama pelayan wanita Qingniao cover
I reincarnated in a cultivation world as a omnipotent villain I reincarnated in  cover

World Processor : Binatang yang Menjadi Tuhan (Noveltoon)

7 partes Concluida

Pascakiamat. Bumi sekarat, alam menua, zaman es tiba. Diberkahi dengan kekuatan maha dahsyat, segolongan manusia mendepak Tuhan dan jadi penguasa dunia. Genus Homo, untuk kedua kalinya, mengalami evolusi dan pecah menjadi beberapa spesies. Sapiens punah, empat muncul. Satu yang paling unggul, satu yang paling sempurna, dengan kesadaran yang mampu mempengaruhi hukum alam dunia. Mereka menyebut diri Homo deus--Manusia Tuhan. Tak ada satu kejadian alam dimuka bumi yang terjadi tanpa restu mereka. Merekalah penguasa-penguasa anyar di Dunia Baru. Fanpan de'Ken hanyalah seorang manusia biasa. Sipit, ringkih, dan cungkring. Lima tahun yang dia habiskan untuk menekuri buku di Akademi telah membuat ototnya membusuk. Didesak keterpaksaan kondisi yang dia sendiri amat sesalkan, Fanpan harus membunuh salah seorang Tuhan terkuat di Republik Terakhir. Dan dia tak memiliki kuasa apa-apa selain kecerdikan dan kelicikannya ....