HOW TO MOVE ON IN A POWERFUL WAY

HOW TO MOVE ON IN A POWERFUL WAY

  • WpView
    GELESEN 277
  • WpVote
    Stimmen 14
  • WpPart
    Teile 6
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Sa., Aug. 22, 2020
Ketika sesuatu yang tidak kita inginkan terjadi, perpisahan yang tidak terencana. Mampukah kamu melihat peluang di dalam luka? Melihat kesempatan dalam penyesalan? Melihat kesalahan yang memperbaharui kepribadian? Tentu! Mampukan dirimu untuk memutar kekecewaan menjadi sumber daya yang dapat membawa kemajuan dalam hidup. Jika kamu mampu melakukannya, lakukanlah kembali untuk membantu orang lain. PS : On going, bab dalam buku ini akan Ivana update secara berkala dalam dua hari :) Copyright ©2020 by alberthaivana
Alle Rechte vorbehalten
#805
motivasi
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • It's Okay, Kamu Normal !
  • Melepas Luka
  • YOU'RE (NOT) MINE--Completed
  • ARUNA Dalam Diam, Aku Tumbuh
  • My Junior My Love ✔️
  • [End] Perfectly Imperfect
  • 𝓐𝓴𝓾 𝓢𝓮𝓵𝓪𝓵𝓾 𝓜𝓮𝓶𝓪𝓷𝓭𝓪𝓷𝓰 𝓛𝓪𝓷𝓰𝓲𝓽 𝓑𝓲𝓻𝓾 𝓘𝓽𝓾
  • Just about my feeling 💜
  • ON REMEMBERING

Banyak orang datang dan pergi tanpa alasan, sekalinya ada hanya seperti bayangan. Memang dalam menjalani proses kehidupan terkadang terasa berat dan melelahkan. Jadi tetap semangat ya untuk menggapai kebahagian. Sering kali suara ini dibungkam, segala usaha tidak dihargai dan telinga merasakan sakit karena suara-suara yang cukup berisik. Lalu esokan harinya semua dibanding-bandingkan seolah apapun yang dijalani salah sehingga terpaksa wajah ini memakai topeng kepalsuan lalu bergerak seperti wayang. Apakah harus diam melihat keasingan antara jiwa dan raga ini ? Apakah salah jika menjadi diri sendiri ? "Tuhan, kapan kebahagian datang kepadaku? Mereka sudah lari jauh didepan sedangkan diri ini masih pada tempatnya". Memang tanpa harapan hidup terasa hampa sedangkan kesabaran dan bersyukur merupakan salah satu kunci dalam kehidupan. Bukankah hanya Maha penciptalah yang bisa membantumu. Jadi apakah semua ini normal? Apakah hanya diriku saja yang merasakannya? Lalu bagaimana aku harus bertahan?

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien