Pemeran Utama

Pemeran Utama

  • WpView
    LETTURE 41
  • WpVote
    Voti 11
  • WpPart
    Parti 5
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione sab, set 26, 2020
Sekuel dari IPS 1 Shawn Daniel Mendes, cowok dengan segala kemudahan dihidupnya. Wajah tampan, selalu menjadi sorotan para wanita, bisa berbuat apapun yang dia suka, tak pernah mendapat gunjingan, dijadikan model untuk poster sekolah, pokoknya ia hidup layaknya pemeran utama di wattpad. Namun katanya cerita indahnya tidak lengkap jika belum jatuh cinta. Meskipun, ia pernah memacari beberapa perempuan di sekolahnya. Bukannya bersyukur, ia malah mengatakan bahwa hidupnya terlalu mudah. Ia ingin sedikit konflik membumbui hidupnya. Misalnya seperti ia yang dekat dengan kutu buku, tapi kedekatan mereka justru membuat si cewek terbully. Ya, cerita seperti itulah yang Daniel inginkan. Bak cerita-cerita wattpad, keinginannya mulai terkabul. Ia dipertemukan oleh seorang Shea. Kutu buku yang mulai sekarang akan menjadi incarannya. "Kenapa sih, lo ngejar-ngejar gue terus? Yang lain kan, banyak!" "Berapa kali lagi sih, harus gue jelasin. Tanpa lo, kisah gue enggak akan lengkap!" Meskipun lo enggak cantik, lo tetap pelengkap utama di kisah gue Shea. Jadi jangan tolak rejeki seindah gue! -Daniel ganss © Copyright 2020 Oleh Greentea Arka Baca juga cerita lainnya: IPS 1
Tutti i diritti riservati
#39
shea
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Kandang Setan: Reborn
  • INI DANIESA
  • More Than It Seemed
  • CRUSH [END]
  • Love In Algorithm
  • IPS 1 ✓
  • Ketua OSIS vs Ratu Asbun (HARQEEL) [END]
  • LIMERENCE [ END ]
  • Pangeran Bagi Putri
  • Di Kejar Rasa Baper (Complete)

Kelas XII IPS 3 punya reputasi turun temurun yang nggak bisa dihapus: Kandang Setan. Julukan yang nempel karena kelas ini selalu dipenuhi murid paling ribut, paling susah diatur, dan paling banyak drama. Capek jadi sorotan negatif, sekolah ambil langkah drastis: acak ulang murid dan satukan si 'anak baik' dengan si 'anak nakal' dalam satu kelas. Kedengarannya gila? Memang. Tapi dari kegilaan itu, pelan-pelan tumbuh sesuatu yang nggak pernah diduga. Di tengah ribut-ribut kelas, gombalan absurd, sampai debat receh yang nggak penting, mereka mulai saling kenal... dan saling jaga. Bukan cuma soal nilai dan tata tertib, tapi soal belajar tumbuh bareng-bareng. Karena kadang, di tempat paling nggak terduga, kamu bisa nemuin versi terbaik dari diri kamu sendiri. Dan mungkin, keluarga yang nggak sedarah-tapi sehati.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti