Story cover for AYLA by KhaylaRamadhani4
AYLA
  • WpView
    Reads 211
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 211
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published Aug 12, 2020
AYLA NATHALIA APRILIA si gadis berparas cantik nan imut itu mempunyai kulit yg putih mulus dan sering di incar para lelaki tetapi tidak banyak lelaki yg terang terangan menyukainya karna terhalang dengan keberadaan laki-laki yang selalu membuat Ayla kesal setengah mati, dan selalu dibuat naik darah karna keposesifannya ia adalah..

KENZO ANANTA ADIJAYA lelaki tampan nan tinggi itu mempunyai sisi yg kejam ketika bila gadis yang ia cintai di dekati oleh para lelaki, tetapi dibalik sifat kejamnya ia adalah laki-laki jail, manja, dan cerewet itu pun hanya kepada keluarganya dan Ayla saja.

"Siapa pun yang berani nyentuh Ayla jangan salah in gue kalo tiba-tiba masuk rumah sakit" ucap Kenzo dengan tegas

"Bisa ga si lo diem aja sehari eneg gua ngeliat muka lo yg so ganteng itu" kesal ayla


Ia ingin bersama gadisnya sampai selamanya tapi ia ragu akan kah ia bisa menemani gadis itu? Akan kah ia selalu membuat gadis itu bahagia dan tersenyum? Akan kah ia menepati janji nya yang ia buat 10 tahun yang lalu? Apakah nantinya bila ayla tau suatu kenyataan membuat Alya terluka?
All Rights Reserved
Sign up to add AYLA to your library and receive updates
or
#64ananta
Content Guidelines
You may also like
Dokter Spesialis Mantan [ON GOING] by Asraulrica
42 parts Ongoing Mature
"Yang nggak pernah benar-benar selesai, justru yang paling susah dilupakan." - Nayyara Tujuh tahun. Itu waktu yang Nayyara habiskan untuk mencoba sembuh-dari luka yang bahkan tak sempat diberi penutup. Luka yang diam-diam ia bawa sejak bangku kuliah kedokteran, hingga kini menyandang gelar spesialis. Luka bernama Adrian Baskara-mantan yang pergi tanpa kata, tanpa perpisahan. Hanya hilang. Begitu saja. Sialnya ketika ia merasa telah pulih, semesta mengajak bercanda. Sebuah mutasi mendadak menjatuhkannya dari puncak karier di rumah sakit elit Jakarta ke pelosok desa di Jawa Tengah. Desa asing yang lebih percaya ramuan dukun ketimbang resep dokter, lebih patuh pada mitos ketimbang medis. Nayyara datang sebagai penyintas-asing, tersesat, nyaris patah. Tapi ia bertahan. Ia belajar hidup dari nol. Ia kira, itu sudah cukup berat. Sampai... Adrian muncul. Kini pria itu berdiri di hadapannya-dengan senyum sabar, tatap mata yang dulu menenangkan, dan seorang anak kecil yang tak sengaja memanggilnya, "Ayah." Nayyara ingin pergi. Meninggalkan desa ini. Menjauh dari kenangan yang kembali bernyawa. Tapi hati bukan peta yang bisa digariskan lurus-lurus saja. Luka lama belum sembuh, rahasia lama belum selesai. Dan pertanyaan itu terus menghantui: Kenapa Adrian pergi tanpa pamit dulu? Dan... kalau cinta yang lama mati ternyata belum benar-benar terkubur, bisakah Nayyara mencintai lagi-tanpa takut patah untuk kedua kalinya?
You may also like
Slide 1 of 10
Dokter Spesialis Mantan [ON GOING] cover
NADIRAEFAL cover
Cewek Cuek [Completed] cover
AILAH(END)✅ cover
Stupid & sakit cover
RAJAWALI cover
Stolen Before Fallen cover
Not Always Alone (Sudah Terbit) cover
Rajendra  [SEGERA TERBIT] cover
AZGLAIR  cover

Dokter Spesialis Mantan [ON GOING]

42 parts Ongoing Mature

"Yang nggak pernah benar-benar selesai, justru yang paling susah dilupakan." - Nayyara Tujuh tahun. Itu waktu yang Nayyara habiskan untuk mencoba sembuh-dari luka yang bahkan tak sempat diberi penutup. Luka yang diam-diam ia bawa sejak bangku kuliah kedokteran, hingga kini menyandang gelar spesialis. Luka bernama Adrian Baskara-mantan yang pergi tanpa kata, tanpa perpisahan. Hanya hilang. Begitu saja. Sialnya ketika ia merasa telah pulih, semesta mengajak bercanda. Sebuah mutasi mendadak menjatuhkannya dari puncak karier di rumah sakit elit Jakarta ke pelosok desa di Jawa Tengah. Desa asing yang lebih percaya ramuan dukun ketimbang resep dokter, lebih patuh pada mitos ketimbang medis. Nayyara datang sebagai penyintas-asing, tersesat, nyaris patah. Tapi ia bertahan. Ia belajar hidup dari nol. Ia kira, itu sudah cukup berat. Sampai... Adrian muncul. Kini pria itu berdiri di hadapannya-dengan senyum sabar, tatap mata yang dulu menenangkan, dan seorang anak kecil yang tak sengaja memanggilnya, "Ayah." Nayyara ingin pergi. Meninggalkan desa ini. Menjauh dari kenangan yang kembali bernyawa. Tapi hati bukan peta yang bisa digariskan lurus-lurus saja. Luka lama belum sembuh, rahasia lama belum selesai. Dan pertanyaan itu terus menghantui: Kenapa Adrian pergi tanpa pamit dulu? Dan... kalau cinta yang lama mati ternyata belum benar-benar terkubur, bisakah Nayyara mencintai lagi-tanpa takut patah untuk kedua kalinya?