GENESIS [ Completed ]

GENESIS [ Completed ]

  • WpView
    Reads 99,792
  • WpVote
    Votes 6,741
  • WpPart
    Parts 54
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 17, 2021
Dia tidak pernah meminta untuk di lahirkan, jika untuk di benci. Dia tidak pernah meminta untuk di berikan napas, jika hadirnya adalah sebuah kesalahan. Dia tidak pernah meminta untuk bisa menapaki bumi, jika hadirnya adalah bentuk sebuah kehancuran. Dia tidak pernah meminta untuk bisa melihat dunia, jika seluruh dunia enggan menatapnya. Dia jauh lebih baik tak pernah lahir, jikalau hidup hanya untuk menjadi sebuah pelengkap. Tak apa jika sebagai pelengkap sebuah keluarga, karena memang itu yang dia inginkan. Namun tak pernah terbesit dalam bayangan, bahwa hadirnya adalah sebuah tuntutan. Tuntutan dimana dia diwajibkan memberikan semua yang dia punya demi membahagiakan orang lain. Dia bukan malaikat, yang dengan senang hati menuruti semua kehendak tuhannya. Setiap anak memiliki kebahagiaan tersendiri bukan? Tapi kenapa dia tidak. Itu lah sebabnya kenapa cerita ini bertema Genesis. Sebuah kelahiran atau permulaan.
All Rights Reserved
#53
dead
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ECCEDENTESIAST (COMPLETED)
  • Memeluk Fajar [Terbit]
  • acalapati
  • Magnificent Journey [COMPLETED]
  • Meet Love in Pesantren
  • Saat Semua Orang Berpaling
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • My Sick Twins! || LHC NJM
  • Kisah kasih di balik mereka.
  • Juan [REVISI]

Ketika kau terlahir dan menemukan dirimu sangat-sangat dibenci oleh keluargamu sendiri. Kau pasti akan bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi. Mengapa aku dibenci? Kesalahan apa yang telah kuperbuat hingga mereka membenciku? Gadis dengan bola mata birunya itu ternyata tidak terlahir dengan takdir yang bagus. Ia harus bersabar menghadapi semua lelucon takdir hingga menunggu kapan semua ini berakhir. Hanya itu yang bisa ia lakukan 'Menunggu yang namanya indah pada waktunya' Namun tak ayal semua yang ia tunggu tak pernah kunjung memberikannya sepercik harapan. Hanya ada sebuah kekosongan yang semakin lama terus melebar. Membuat dirinya hanya diam di jurang yang sama, hingga membiarkan jurang itu semakin lama semakin mendalam. Membuat dirinya terjabak, kembali lagi menunggu sepercik harapan untuk mengeluarkannya Tetap tersenyum walaupun lukanya kian bertambah. Tak suka jika harus orang terkasihnya mengetahui masalahnya. Walaupun gadis itu sadar bahwa masalah ada untuk diselesaikan Bersama, namun dikasusnya Ia hanya ingin menyelesaikannya seorang diri Bagaimanapun juga ia lebih memilih menjadi sebuah lilin yang membakar habis dirinya untuk kebahagian orang lain. Dari pada harus menjadi kobaran api yang merusak semuanya Thanks for reading guys Kalau penasaran yuk baca ceritanya. Jangan lupa like and comment. Byee

More details
WpActionLinkContent Guidelines