Secretly Love

Secretly Love

  • WpView
    Reads 126
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 13, 2020
Diam-Diam Cinta “Aku… mencintai kamu” Hening seketika. “Kamu mau nggak, jadi… pacar aku!” Aku tetap diam. “Kamu nggak suka dengan perkataan aku?” “Bukan! Bukannya gitu. Aku kaget aja, orang sebaik kamu, seganteng kamu, sepinter kamu, dan… seperfect kamu, suka sama aku. Cewek nggak jelas, yang nggak sesempurna malaikat.” “Liat orang jangan luarnya aja. Mandang orang jangan kelebihannya aja. Itu kan yang ada di pikiran kamu. Dan aku suka cara berpikir kamu” “Gimana ya. A… aku bingung” “Kalo kamu nggak mau nerima aku, nggak papa” “Kamu serius?” “Iya!” “Aku… nggak bisa” “Nggak papa, itu hak kamu!” “Maksudnya aku nggak bisa nolak kamu!” “Beneran? Serius?” Aku mengangguk.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • About LOL (Losing Out Love)
  • Arsyilazka
  • KEPINCUT BRONDONG
  • Ghost And Love || Park Jisung and Ningning aespa
  • "diam-diam jatuh cinta"
  • Chance Of Love | 2 ✔
  • GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT)
  • Mengagumi Dalam Diam
  • LOVE in SILENCE  **End**
  • Cinta Yang Tertukar (finish✔️)

Ini kisahku... kau tahu? Cerita klasik dimana seorang gadis mencintai secara diam-diam, hingga akhirnya harus melupakan pun secara diam-diam. Tapi, mungkin kisah ini tidak sepenuhnya berakhir seperti itu. Ya, walaupun akhir seperti itu yang aku inginkan, mungkin akan jauh lebih baik bagiku. Ummm... mungkin Tuhan tidak tega membiarkanku terluka sendiri, atau mungkin seperti kata orang, 'Tuhan tahu segalanya dan hanya Dia yang berhak mengatur segalanya'. Baiklah... aku ralat. Aku tidak mau membuat tokoh utama pria di sini terlihat jahat karena membiarkanku bertahun-tahun bertahan dalam kisah 'gelar tak berbalas'. Mungkin, akulah si 'penjahat' di sini. Entahlah... dalam kisah cinta, kita tidak selalu bisa menentukan siapa yang menyakiti dan siapa yang tersakiti. Semuanya sama. Pada akhirnya, akan ada satu titik dimana cinta membuat kita egois. Mungkin ini klise, tapi bagiku makna 'cinta tak harus memiliki' merupakan makna tertinggi dari cinta itu sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines