The Meaning of a Bond

The Meaning of a Bond

  • WpView
    Reads 1,503
  • WpVote
    Votes 143
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 26, 2023
WpInfo
Fanfic
1Direction
Tiada lagi harap dalam asa. Tiada lagi kesempatan kedua. Tiada lagi kata maaf dari orang tua. Semua hilang dalam sekejap mata, hanya karena sebuah cita. Bertahun-tahun menjadi putra yang dibanggakan, dipersiapkan menjadi pemimpin perusahaan, seorang Zayn Javadd Malik merasa dibuang. Ditendang begitu saja oleh keluarga yang membesarkannya penuh kehangatan. Seusai itu, hidupnya penuh hampa. Kehancuran selalu menyertai langkah. Hingga, si gadis pencinta pantai di masa kecilnya kembali datang. Keira Mafaza Albaihaqi namanya. Gadis itu adalah dia yang tak pernah Zayn kira akan memutar balikkan pemikirannya. Bahwa sang ibu selalu memberi cinta, pun sang ayah yang tak pernah berhenti menitip doa. Bahwa selamanya, Zayn tetap memiliki ikatan dengan mereka. "Karena sejatinya sebuah ikatan tidak dibuat dengan darah, melainkan dengan hati."
All Rights Reserved
#2
karenaallah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit Untuk Laut
  • Menunggu Senja Kembali
  • BISUAN KURSI RODA
  • K H A L I Z A || Complete
  • BUNGAKU TELAH KERING [Belum revisi]
  • Laa Tahzan
  • F dan Z  ( and )
  • Janji Syawal #1 (End)
  • UNSPOKEN, YET ALWAYS FELT [ ROMANSA REMAJA ISLAMI ]
  • Rasa Dalam Sujudku

Maura Elvaretta Zahira, gadis ceria berambut panjang yang selalu tampak bersinar di mata orang-orang. Di balik senyumnya, ia menyimpan luka masa kecil yang belum sembuh-kehilangan ayah yang ia cintai dan ibunya yang menikah kembali. Meski rapuh di dalam, Maura tumbuh menjadi pribadi yang ambisius dan pekerja keras. Ia ceroboh, sering gegabah, dan tak jarang memainkan rasa percaya dirinya untuk menutupi ketakutan yang tak pernah ia akui. Lalu ada Mahzan Rafiq Al Muaffaq-siswa kelas dua SMA yang dikenal pendiam, dan tenang. Putra pemilik pesantren dan seorang dokter ini tumbuh dalam nilai-nilai agama yang kuat. Ia merupakan murid kebanggaan guru. Mereka dipertemukan di SMA. Dalam riuhnya masa remaja, Maura jatuh hati lebih dulu. Ia tak menunggu waktu terlalu lama untuk mengungkapkan perasaannya. Tapi Mahzan menolak-bukan karena tak ada rasa, melainkan karena ia tahu, cinta tak cukup hanya dengan saling suka. "Aku bukan tak ingin, Maura. Tapi kita punya Tuhan yang mengatur waktu. Dan saat ini, belum waktunya kita jadi satu."

More details
WpActionLinkContent Guidelines