I Feel You Real

I Feel You Real

  • WpView
    Reads 408,812
  • WpVote
    Votes 14,539
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadComplete Mon, Jun 29, 2015
Prilly Prunaprismia : Suatu ketika, papa prilly dipindah tugaskan dari Bali ke Jakarta,dengan berat hati prilly harus meninggalkan teman-temannya di sana. Prilly menjalani semua itu dengan ikhlas. Kota baru, sekolah baru, dan teman baru. Prilly di pindahkan ke Zetrain School oleh papanya. Dan saat Prilly akan menata hidup di lingkungan baru, masalah pun datang. Seorang laki-laki yang menyebalkan hadir dikehidupan Prilly. Laki-laki yang bersikap dingin ke setiap orang, laki-laki yang menurut prilly misterius, dan laki-laki yang membuat....jantung Prilly berdegub kencang seperti ingin lepas dari tubuhnya ketika berdekatan dengannya... Aliando Sanders : Laki -laki cerdas,berwajah rupawan, tinggi, dan baik. Tetapi kebaikan tersebut tertutupi oleh sikapnya yang dingin, sedingin es. Hidup ali yang semula sepi,tiba-tiba menjadi sedikit terusik sejak ia bertemu seorang gadis di sekolahnya. 'Pertemuan yang menyebalkan', kata ali. Gadis itu lambat laun menjadi seorang pesaing dikehidupan Ali. Tetapi di saat yang bersamaan ali merasa kehadiran mamanya disetiap kali berdekatan dengan gadis itu. Seorang wanita yang ia sayangi, rindukan, dan ia....CINTA.
All Rights Reserved
#919
aliandoprilly
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bintang Dilangit Senja
  • COLD BOY
  • KAMU DAN SENJA
  • Suatu Hari Nanti
  • I Don't Understand
  • Fragile
  • Dia Bahagiaku
  • LYGA✔ (END)

"kita lempar yaa.. Satu.... Dua.... Tiga...!" Prilly melemparkan botol berisi kertas yang bertuliskan impiannya dimasa depan ke pantai. Aliando memandang Prily, memegang kedua tangannya. Kini dua bola mata mereka saling bertatapan. Dia mau nembak gue, yay!! batin Prily. Jantungnya berdebar kencang, kakinya mulai lemas. Tidak pernah Prily alami hal seperti ini. Prily yang dulu membencinya, kini mulai merasakan hal yang tidak pernah dirasakan sebelumnya. Cinta. Dia mulai menyadari perasaan itu. "Prill.!!" panggilnya. "Iya.." jawab Prily dengan rona mata penuh harap. "Maaf, aku harus pergi." Ali menundukkan wajahnya. Senyum bahagia Prily berubah dengan seketika, dadanya terasa sesak. "Hari ini hari terakhir kita ketemu." Lalu Ali memeluk Prily dengan erat, seolah olah ini begitu berat. "Tapi kenapa?" kata Prily lirih tanpa membalas pelukan Ali. Ali melepas pelukannya dan berlalu pergi. Prily masih diam ditempat memandang kepergian Ali. ...

More details
WpActionLinkContent Guidelines