Perempuan Yang Kuminta dari Tuhan

Perempuan Yang Kuminta dari Tuhan

  • WpView
    Reads 44
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 14, 2020
WpInfo
Fiction
Social Themes
"Bu, jangankan deposito di bank, Celengan ayam saja saya enggak punya. Saya hanya punya mimpi dan tekad untuk mewujudkannya. Jika ibu berkenan, bolehkah saya meminta putri sulung Ibu untuk menemani saya meraih semua mimpi itu." Aku tak menyangka bisa berbicara seperti itu. Kalimat demi kalimat keluar begitu saja dari mulutku. Ceng Ho tertegun mendengarkan semua ucapanku barusan. Begitupun dengan Ibu itu yang berusaha mencerna setiap makna dari apa yang barusaja didengarnya. Sedangkan Icha, ah gadis itu bahkan tidak menampakkan dirinya sejak aku tiba dirumah ini. "Apapun jawabannya kau harus terima Cok!" itulah yang dikatakan Ceng Ho saat berdiskusi di Mesjid selepas shalat Ashar. Dan kata-katanya kini bergaung dalam pikiranku. Apakah aku akan diterima, atau Ibu itu akan mengusirku seperti yang pernah terjadi padaku dua tahun silam. Aku menunggu jawabanmu Bu!
All Rights Reserved
#560
islami
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALA
  • Bukan ZONK!
  • Sesal Yang Terlambat
  • Cinta dalam Hijrah #FJSTheWWG
  • Dipertemukan, lalu dihalalkan
  • Mr.Cool is My Husband (On Going)
  • ISTRI SETELAH CINTA
  • senja di matamu
  • JEEVANA
  • Dia dan Doa
ALA

Nikah sama bocah smp? Tidak bisa dirasakan oleh seorang pemuda tampan yang kini umurnya sudah mencapai 19tahun untuk seorang wanita cantik nan solehah. Tidak terlalu solehah sih, tetapi ia mengerti akan ilmu agama. Syahla putri amira yang kerap dipanggil ala, yang harus mati matian menerima perjodohan dari kedua orang tuanya Ala si gadis penakut jika lampu dimatiin, dan gadis yang tak terlalu menyukai adanya ac Dimas yang mood nya gampang berubah, membuat ala harus tetap bersabar atas perlakuan dimas terhadapnya dan dimas yang selalu mengubah kosa katanya saat memanggil istrinya. kadang lembut, kadang juga kasar "heh bocil, coba aja orang tua gue sama lo gak bersahabat dari kecil..mungkin gua gak bakal dipaksa nikah kaya gini sama bocah smp model lo!" "maaf kak, tadinya aku sempat menolak, tetapi melihat bunda dan tante resti yang sepertinya berharap jika aku menerima perjodohan ini, membuat aku tidak tega menolaknya" ... "belajar aja ilmu agama, tapi penakut" ... "berhubung gue suami lo, jadi gue boleh dong icip icip tubuh lo cil" Ala membelalakan kedua bola matanya sempurna dikala dimas berbicara seperti itu "tapi aku masih smp kak, aku... takut kalo aku hamil. a-aku belum...aku belum siap menanggung semuanya kak" Detik kemudian, dimas tertawa melihat ekspresi perubahan datar istrinya "bercanda cil, lagian siapa juga yang mau sama tubuh lo cil, kurus, tepos. Tulang semua" ujar dimas membuat ala tersenyum kecut Mengandung unsur 17+ Langsung mampir yok!!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines