"Bisa kita perbaiki ini sekali lagi?Bukan,Bukan untuk kembali bersama,hanya untuk kembali saling sapa.Aku tidak ingin perpisahan ini menyisakan benci atau dendam.Aku hanya ingin kita baik baik saja,Seperti saat sebelum kita bertemu dan memutuskan untuk bersama."
Suho masih terdiam di tempatnya.
Menarik nafas pelan,Irene memberanikan untuk menatap manik rapuh itu."Aku tahu kau hancur,Dan akupun juga hancur.Jika boleh jujur,Aku tidak ingin hubungan kita ikut hancur,Tapi aku bisa apa?"
"Setelah ini,Setelah kita saling memaafkan,Kau boleh pergi,Dan aku akan pura pura tidak peduli."
Irene melepaskan cincin pertunangannya dengan berat hati.Meraih pergelangan Suho dan membukanya lebar lebar,Irene meletakkan cincin itu di sana."Jika nanti kau sudah menemukan perempuan yang mampu membuatmu tak lagi mencintaiku,Jangan di buang ya?"
Matanya berkaca kaca,Jujur Irene masih mencintai laki laki itu,Ia tidak bisa membohongi dirinya sendiri."Suatu saat nanti jika aku di berikan kesempatan untuk mengungkap sesuatu padamu.Yang pertama akan kuungkapkan bahwa aku pernah sebegitu dalam menyimpan rasa untukmu."
"Kemudian yang kedua,Aku akan mengucapkan terimakasih padamu sebab dari mencintaimu aku percaya bahwa mencintai memang tidak harus memiliki."
Menikah dengan ayahnya sendiri?
Jika ada keluarga yang paling gila, itu adalah keluarga Anathama, keluarga dengan peraturan dan tradisi tak masuk akal, harus menikah dengan yang sedarah, yang sayangnya dianggap normal bagi Anathama.
Cinta bukan pilihan, tapi takdir yang harus diterima. Dalam tradisi kelam ini, seorang cucu harus memilih antara melawan takdir atau terjerat dalam permainan keluarga yang mematikan.
Selayaknya permainan dadu, setiap putaran yang acak seakan memiliki pilihan yang sama, yang tanpa sadar merenggut kebebasan Samantha, yang dipaksa menikah dengan ayah kandungnya.
Anathama tak pernah sudi jika darahnya ditoreh darah dari keluarga lain, sekalipun keluarga itu bangsawan kelas atas.
Apakah Anathama bisa dihancurkan?
Apakah tradisi gila yang turun temurun itu bisa dilengserkan?