Our Story

Our Story

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 4, 2020
"Takdir kejam ya kak" ucapnya lirih "Emangnya dede gak bahagia?" Tanya sang kakak "Bahagia sangat bahagia" "Terus kenapa bilang takdir kejam? Takdir itu gak---" "Karena aku benci. Takdir udah merenggut semuanya dariku, bahkan kenangan kita" "Tapi setelah itu ada kebahagiaan bukan?" "Iya, dan setelah rasa bahagia itu sudah tertanam dalam nadiku, takdir dengan mudahnya mengungkapkan semuanya. Seolah tak ingin aku menikmati kata bahagia" "Dede gak bisa membenci takdir" "Aku gak benci takdir, aku benci diriku sendiri. Aku benci bahwa aku melupakan semuanya"
All Rights Reserved
#23
people
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Beloved Brother |tamat|
  • diary pertengahan✓
  •  Dark Secret (Re-upload)
  • 365 Lembar [END]
  • World Of Magic [1]
  • Our Rean Sada -End-
  • Tentang Kita • winrina
  • Haruskah Aku Bertahan?
  • KHAFI [END]
  • IN

Di saat otak sudah mulai menyerah, tapi hati belum bisa diajak untuk berkompromi. Ps: "Ini bukan kisah kakak beradik kandung yang saling mencintai." Ps: Dalam Masa Revisi Baca terlebih dahulu baru berkomentar 😊 Bijaklah dalam membaca.

More details
WpActionLinkContent Guidelines