Story cover for Like a midnight Rain by Lightear_altair
Like a midnight Rain
  • WpView
    Reads 73
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 73
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Aug 14, 2020
Saat jatuh cinta, semua konsekuensi dan pemikiran rasional mendadak hilang dalam 'euphoria'. Seperti Ikarus yang terbang menuju matahari, kau dan aku... mungkin akan terbakar habis sebelum menjadi satu. Mungkin memang begitu, cinta adalah lautan dimana makhluk paling jenius pun menjadi bodoh ketika mencicipi arusnya. Namun entah kenapa, kita tetap memasrahkan diri kita pada kepercayaan tak berdasar itu.

Seperti hujan yang turun di tengah malam
Kau dan aku, tersesat dalam kegelapan yang sama.
Kau dan aku, menari dibawah langit yang sama.
Membebaskan diri dari segalanya, menyerahkan kepercayaan dalam kepingan kebahagiaan yang fana.

Seolah momen yang hanya sekejap itu akan bertahan selamanya.
All Rights Reserved
Sign up to add Like a midnight Rain to your library and receive updates
or
#850psychological
Content Guidelines
You may also like
Langit dan Lukanya  by calmezara
25 parts Complete Mature
Sebelum baca cerita nya, jangan lupa buat follow akun me ya. " za, diantara langit , apa yang paling kamu sukai ? " Arasya melepaskan pelukannya, menatap lekat mata lelaki itu dengan mata indahnya. " Senja, " Jawab Nya tersenyum manis. "Kenapa?" Ia kembali bertanya. " Karena senja tidak pernah mengeluh ketika keindahan nya diganti oleh langit malam, ia akan tetap kembali dihari esoknya dengan membawa kembali sejuta bahagia baru, " jawab nya dengan senyuman yang tak lepas dari bibir nya . " Mengapa tidak pelangi saja ? Ia memberikan warna tersendiri di langit , lukisan nya mampu membuat kita tersenyum, " ujar Arasya menyela . "Pelangi memang indah , warna nya melukiskan sesuatu yang berarti di langit , namun ketika waktunya usai, pelangi akan menghilang kembali, pelangi dan warna nya akan pergi tanpa pernah tau kapan ia akan kembali, " jawaban nya dapat membuat gadis itu diam menatap nya dan bergelut dengan pikirannya sendiri, entah apa yang dipikirkannya setelah mendengar penuturan lelaki itu, hanya dia dan tuhan yang tau. " Kalau kamu ? Apa yang kamu suka ? " Giliran dirinya yang bertanya pada gadis itu . " Langit. " ucapnya dengan mata berbinar. Lelaki itu mengernyitkan dahi nya , seolah memberi isyarat akan pertanyaan "Alasannya?" Dengan senyuman yang mengembang di bibir manisnya , Arasya menjawab dengan antusias . " Karena langit menyimpan begitu banyak arti , langit dengan sejuta kesabarannya menanti pagi menjadi malam dan malam menjadi pagi , ia membiarkan matahari dan bulan saling terjaga dimalam hari ataupun siang hari , bahkan senja dan pelangi tak kan hadir tanpa adanya langit ," gadis itu menjawab dengan tersenyum menatap ke arah langit , lalu kembali menatap lelaki itu , Zaki sedari tadi hanya memperhatikan wajah cantik arasya yang sedang bercerita, wajahnya yang teduh membuat nya nyaman terus menerus menatap nya .
You may also like
Slide 1 of 6
CERPEN (END) cover
L'amour à Batam (Hiatus) cover
The Last Birthday With You  cover
Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•|| cover
Langit dan Lukanya  cover
Semesta Angkasa | Teenlit ✔ cover

CERPEN (END)

30 parts Complete Mature

Pernah gak sih kamu suka sama seseorang tapi hanya sebatas rasa dan gak pernah bisa mengungkapkannya, mungkin ajah kamu takut tapi sebenarnya juga malu jika harus berhadapan langsung sama orang yang kamu sukai jadinya kamu cuma berusaha buat nutupin perasaan kamu dan sekedar diam dan canggung atau awkward jika berhadapan sama orang yang kamu sukai alhasil kamu jadi terlihat seperti orang absurd dan aneh diharapkannya. Aku adalah puisi bersyair harapan, bersajak rindu, serta berbaiat kenangan dan masa lalu, mencoba melupa namun tak kuasa, hanya dapat menggenggam kenangan dan masa lalu dalam harapan rindu yang ingin ku ubah menjadi kenyataan. Namun aku sadar masa lalu tetaplah sebuah masa lalu, tak perlulah berharap banyak padanya jikapun nantinya dia kembali datang kisahnya jelas sudah tak sama. Lantas kenapa hati ini tak ingin berhenti berharap, padahal ia sendiri tahu bahwa masa lalu telah meninggalkannya. Dan yang meninggalkan semestinya tak untuk dikejar bukan?. Bukan kisah Romeo dan Juliet yang kisahnya apik tertulis dan juga di filmkan, bukan pula tentang Rama dan Shinta yang termasyhur. Bukan orang kaya, cuma orang biasa, bukan penulis tapi hanya seseorang yang ingin meluapkan setiap perasaan lewat bait kata-kata dan juga goresan tinta yang tertulis bersama hati dan juga perasaan. ***