NAJM (Bintang) IMPIAN

NAJM (Bintang) IMPIAN

  • WpView
    Reads 114
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 1, 2020
"Ama, boleh umi minta sesuatu?" "Boleh umi, selama Ama bisa." Jawab Najma sambil tersenyum. "Umi yakin Ama pasti bisa, umi ingin Ama memberikan mahkota untuk umi dan abi disyurga nanti" kata wanita yang terbaring lemah tersebut sambil tersenyum. "mahkota?" Gadis itu termangu sesaat mendengar keinginan sang umi. >>>>> "Ketika perasaan yang tak kumengerti datang, aku tak tau harus seperti apa. Yang bisa kulakukan hanyalah menceritakannya kepada Allah" ~Najma Hafidzah. "Aku memilih mencintaimu dalam diam, karena dalam diam tak kutemukan penolakan. Karena ini bukan saatnya, maka tunggulah masa itu tiba, in syaa Allah" ~Muhammad Najmi Mubarok. "Seperti bintang diatas sana ma, lo terlalu mustahil untuk bisa gue dekati. Yang bisa gue lakuin hanyalah memandang dari kejauhan." ~Rayyan Akbar. >>>>> Inilah kisah seorang gadis bernama Najma Hafidzah. Tentang perjuangan, cinta dan logika. Akankah dia bisa melewatinya? Akankah dia bisa memenuhi keinginan umi abinya? Seperti apa perjuangannya? Dan cinta yang seakan melengkapi kisah hidupnya? "Allah senantiasa memberikan takdir terbaik untuk hamba hambaNya" Kata gadis tersebut senantiasa ikhlas menjalani hidupnya. semoga suka ya cerita sederhana yang saya tulis dan semoga bermanfaat. ambil baiknya dan buang buruknya salam 😊
All Rights Reserved
#112
ponpes
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Terima Kasih (DALAM PROSES PENERBITAN)
  •  bisikkan di sepertiga malam ku
  • Lembar Terakhir Surat Untuk Dika
  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
  • Cahaya Iman Gus Berandal (on going)
  • Berlabuh di Takdir-Nya
  • Semesta Untuk Fatih [END] TERBIT✔️
  • Cinta Suci Zahra✓
  • Cinta Dalam Rohis
  • Mahligai Cinta [END]✓

Mohon maaf cerita ini saya ganti judul yang dulunya Terimakasih Abi Umi jadi Terimakasih. Ceritanya tetap sama kok hehe:-) Kalau yang belum paham ceritanya silahkan baca dulu yang judulnya Kamu Gus Ku, karena ini memang lanjutannya. Jadi wajib baca kalau mau tahu kelanjutannya. Jangan lupa vote, follow juga yaaa❤️ Kisah yang menceritakan tentang sebuah pilihan antara ego dan bakti yang sama-sama berat. Pilihan yang jatuh dari orang tuanya sangatlah memberatkan pun Azmi tidak bisa menolak begitu saja. Sedangkan pilihan hatinya juga tidak serta merta membuatnya menyerah untuk memperjuangkannya. Akankah Azmi dapat meraih semua keinginanya setelah ia bisa pergi mengejar cita-citanya ke Mesir? "Nak pilihlah yang sesuai dengan kata hatimu. Orang tua hanya bisa mendoakan yang terbaik untukmu, tapi pilihan kita juga pasti terbaik," nasihat umi "Terima kasih, Umi. Akan Azmi pikirkan lagi," "Kami percaya padamu, tapi jangan pernah kecewakan Abi dan Umi ya, Nak," Seburuk bahkan sebaik apapun pilihan kita, orang tua akan selalu mendukung demi kebaikan dan kebahagiaan anak. Bahkan terkadang nyawapun jadi taruhannya demi anak. Maka dari itu berbaktilah selagi masih bisa dan belum terpisahkan oleh maut. "Katakan: Marilah kubacakan apa yang telah diharamkan kepada kalian oleh Rabb kalian yaitu janganlah kalian mempersekutukan sesuatu dengan Dia, berbuat baiklah kepada kedua orang tua." - (Al-An'am: 151)

More details
WpActionLinkContent Guidelines