Biru Dibalik Awan

Biru Dibalik Awan

  • WpView
    Reads 208
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadComplete Sun, Aug 23, 2020
Namaku Senjani Biru Renjani----- akrab di panggil Biru, catat Biru. Menjadi anak bungsu adalah hal yang paling menyenangkan sekaligus menyedihkan. Karena insiden pindah rumah lagi dan lagi, aku di haruskan untuk bertemu dengan seorang pria cuek yang memiliki senyuman khasnya, aku menyebutnya senyuman joker. Langit----Mahabiru Awanda Langit, dia adalah tetangga baruku. "Lo ngapain ?". "Gue mengenang masa lalu" jawabnya ambigu. Namun, perlahan-lahan sebuah rahasia besar terungkap. Dikala aku bertemu dengan teman sekelas baruku yang notabennya merangkap menjadi ancaman besar dalam kehidupku, lagi dan lagi. Reksa Awandana L-----Reksa, dia adalah pria misterius di balik wajah datar dan tatapan tajamnya. Sikapnya yang selalu berubah-ubah layaknya 'Bunglon'. Pemain basket yang bernomor punggung 13 yang memiliki banyak penggemar. Dan, ternyata kisahku yang sesungguhnya adalah sebuah ancaman besar untuk hidupku sendiri. Game on!!! ********* Upadate setiap hari sabtu !! Langsung baca cerita baruku yah, jangan lupa tinggalkan jejak!!!!
All Rights Reserved
#79
ceritasma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit Biru [END]
  • Because I'm Stupid (End)
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • Gus Zayn : Langit Biru di Yogyakarta
  • About You Radit! (Selesai + Revisi)
  • Kadek [✓✓]
  • Destiny [COMPLETED]
  • PENA ASMARA | TAMAT✅
  • Gone(✔)🔚

Sinopsis : Biru mencoba melambai-lambaikan tangannya tepat di hadapannya tapi hasilnya tetap sama. Tatapan yang sama. Raga yang diam. Pikiran yang kelayapan. Jiwa yang dipenuhi kerinduan. Laila tersadar dari lamunannya, saat wajah Biru tepat berada di hadapannya. "Apakah kau menyukai langit biru?" "Sampai-sampai apapun yang ada di sekitarmu kau begitu tidak peduli" "Menurutmu, apa yang indah dari langit biru?" ucap Biru pada Laila yang kini tengah menatapnya. Laila tidak mengucap sepatah kata pun. Ia berusaha untuk berdiri dari duduknya. Dan ia sama sekali tidak berpikir untuk menjawab pertanyaan beruntun yang terucap dari mulut Biru. Tak lama dari itu, pandangannya berubah menjadi kabur. Langit biru tidak lagi terlihat. Yang ada hanyalah ruangan dingin yang begitu gelap. Laila pingsan di hadapan Biru. __________________ Tiga per dua diperoleh dari kesadaranku. Sisanya hanyalah angan tentang kenangan. ~Laila Buktinya, kamu sama sekali tidak bisa melepaskan ingatan tentang kenangan itu bukan? Ya, ia abadi dalam hati ~Maria Apa yang indah dari langit biru??? ~ Biru

More details
WpActionLinkContent Guidelines