Story cover for Pulpen by jelitasss
Pulpen
  • WpView
    Reads 213
  • WpVote
    Votes 45
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 213
  • WpVote
    Votes 45
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Aug 14, 2020
( Jangan lupa follow author yaa )


Kisah ini berawal dari sebuah pulpen yang kau pinjam. Pulpenku yang tak kau kembalikan. Akankah kita bertemu lagi meski tak lama. Akankah aku akan bertemu denganmu lagi. 
Kuharap kita bisa bertemu lagi. Dan semesta mengijinkannya.



Siapkan hati dan pikiran saat membaca
All Rights Reserved
Sign up to add Pulpen to your library and receive updates
or
#138cafe
Content Guidelines
You may also like
JAM 3 SORE by KOKOTA_
54 parts Ongoing
JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️
Diary Salsa (Completed) by stnrmh
30 parts Complete
(BIAR LEBIH ENAKAN BACANYA DI SARANKAN FOLLOW TERLEBIH DAHULU SEBELUM MEMBACA) WARNING! MENGANDUNG BAWANG DI BEBERAPA BAB TERAKHIR! "Yang berharap semesta memihaknya" *** Tujuanku kini telah berada tepat di hadapanku. Kini semuanya tergantung pada diriku mau bagaimana dan seperti apa? Membiarkan sang angin membawanya terbang dan kemudian menghilang. Atau, Menghampirinya dan menahannya dalam peluk hangatnya fajar. Aku pernah mencoba untuk menghampiri dan menahannya dalam peluk hangatnya fajar. Tetapi, semuanya berakhir dengan tangis terbahak bersama senja. Aku meragu sampai akhirnya aku terpaku dalam kebisuan. Kini yang dapat aku lakukan hanyalah membiarkan sang angin membawanya terbang ke awan lepas dan membiarkan ia pergi tanpa pamit. Sekalipun, dengan wajahnya yang mulai menghitam. Semesta, ada beribu aksara dalam benakku. Semuanya menggambarkan suasana yang tengah aku rasakan. Tetapi, aku tak tahu darimana aku harus memulainya. Merangkai kata demi kata itu agar kamu mampu memahami apa yang aku tuliskan. "Gue cuma ingin lo ngga sakit hati nantinya, makanya gue larang lo! Gue sayang sama lo, Sa" Jason Niccolas. "Gue ngga tau pasti kapan gue mulai suka sama lo, yang gue tau lo udah nyuri hati gue buat stuck sama lo aja, Sa" Galaksi Dafandra. "Aku tau kamu sayang sama aku, tapi tuhan lebih sayang aku" Salsabilla Mega Larasati. ==== Start : 26 Maret 2020 End :18 Agustus 2020 WARNING! DON'T COPY MY STORY! JANGAN LUPA UNTUK FOLLOW, VOTE, DAN COMENT HAPPY READING
You may also like
Slide 1 of 9
JAM 3 SORE cover
Diary Salsa (Completed) cover
Temporary |End| cover
Selara; hidup terus berlanjut Bara cover
ANGIN HUTAN PINUS [TELAH TERBIT] cover
𝑻𝒂𝒌𝒅𝒊𝒓 - JJK X READER cover
Be With You (Completed) cover
#KioNara ( SUDAH TERBIT )  cover
Tentang Dia [END] cover

JAM 3 SORE

54 parts Ongoing

JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️