BED CHEM | ✔️

BED CHEM | ✔️

  • WpView
    Reads 2,005
  • WpVote
    Votes 371
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Mar 29, 2026
Dia adalah api yang tenang dalam balutan sutra dan stiletto. Annette Wang tahu apa yang dia inginkan, dan dia tidak pernah meminta; dia melempar umpan dan menunggu. Dia adalah badai yang terbungkus arogansi dan aroma sandalwood. Altair Harimukti tidak pernah mengejar; dia adalah pusat gravitasi. Dua kutub yang sama-sama dominan seharusnya saling menolak. Namun, semesta punya selera humor yang kejam. Sebuah pertemuan tak sengaja mengubah koridor kampus menjadi medan perang sunyi. Tanpa sapaan, tanpa perkenalan, hanya lewat kode-kode visual yang membakar kewarasan. Mereka terjebak dalam frekuensi yang hanya bisa didengar oleh mereka berdua. Sebuah chemistry yang terlalu berbahaya untuk disebut cinta, namun terlalu dalam untuk sekadar nafsu. Mereka bilang, jangan bermain api jika tak ingin terbakar. Tapi bagaimana jika terbakar adalah satu-satunya cara untuk merasa hidup?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Between Laps | Lando Norris.
  • Private But Not Secret
  • Let Me Be Your Kamin
  • Chaos Chemistry
  • i love u, still | new version
  • More Than Friends, Not Quite Lovers - Mees Hilgers
  • Silk & Stone [jaerosé]
  • Nararya Sanggramawijaya-Gayatri
  • Enchanted
  • PACARKU COWOK POPULER

Di dunia Formula One yang tidak pernah berhenti bergerak, semuanya tentang kecepatan, kemenangan, dan waktu yang terus berjalan. Tapi tidak semua hal dalam hidup terjadi di lintasan sebagian justru hadir di sela-selanya, di momen-momen kecil yang sering terlewatkan. Serena Alexandra Raid tidak pernah berniat menjadi bagian dari dunia itu, datang ke Monaco untuk bekerja, membangun kariernya sebagai interior designer, dan mencoba menemukan tempat yang benar-benar bisa dia sebut miliknya. Bukan untuk dikenal, bukan untuk dilihat, apalagi untuk terjebak dalam sesuatu yang tidak pasti. Sementara Lando Norris sudah terbiasa hidup di bawah sorotan. Balapan, jadwal, perjalanan, semuanya berjalan cepat tanpa benar-benar berhenti. Dia tahu bagaimana cara menang, tapi tidak pernah benar-benar punya sesuatu yang bisa dia tinggali. Mereka tidak bertemu di waktu yang tepat, dan tidak juga dengan cara yang dramatis. Hanya percakapan singkat, pertemuan yang terasa kebetulan, dan alasan-alasan kecil untuk tetap tinggal sedikit lebih lama. Sampai tanpa disadari, semuanya mulai terasa berbeda. Ini bukan cerita tentang cinta yang datang tiba-tiba, tapi tentang dua orang yang tidak sedang mencari apa pun, namun terus menemukan satu sama lain di waktu yang tidak pernah benar-benar cukup. Di antara jadwal yang tidak sinkron dan hidup yang terus berpindah, yang mereka miliki hanyalah momen-momen singkat yang entah kenapa terasa berarti. "We were never the race. Just the quiet moments between laps." 🏁 A slow-burn story about finding something real in a life that never slows down. © marchstories, 2026.

More details
WpActionLinkContent Guidelines