My Boyfriend ~ KTH

My Boyfriend ~ KTH

  • WpView
    Reads 61
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 21, 2020
"Yoona sedang mengandung anakku dan aku akan menikahinya. Jadi jangan pernah kau menjodohkanku dengan wanita jalang yang kau bangga banggakan itu!!" Bentak Taehyung ke Daddy-nya. Alexander "Aku tak peduli. Kau harus tetap menikah dengan Sarah! Jika kau tidak menikah dengan Sarah, sampai kapanpun aku tak akan merestui hubungan antara kau dengan Yoona" kecam Alexander Taehyung tersenyum miring "Kau fikir aku peduli DADDY?" Ucap taehyung sambil menekan kata Daddy "Jikalaupun kau merestui kami aku sama sekali tak membutuhkannya. Karena aku dan Yoona saling mencintai. Dan Yoona hanyalah milikku, hanya aku yang boleh menjadi suaminya. Tidak Charles tidak juga William" selesai mengucapkan hal itu taehyung segera pergi meninggalkan Alexander yang menatap kepergian taehyung dengan tangan terkepal Mau tau lanjutannya langsung baca aja ya sayang^^ Intinya jangan lupa vote sama comen banyak banyakk ©140820
All Rights Reserved
#83
protective
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CUDDLE
  • Where Your Eyes Linger
  • Perder El Amor
  • BITCH OF LOVE🔞 ( PoohPavel Short Story ) END
  • Oh My Husband (Continuous Story)
  • 💎 Say You Love Me 💎 [EnD]
  • Baby L Lucian ✔
  • Katanya Jadi Anak Terakhir Enak - WOONHAK [Terinspirasi dari kisah nyata]
  • That's My Girl
CUDDLE

"Waah, hadiah di pertemuan pertama dengan satu tamparan, bukankah ini keterlaluan," racau Vee. "Harusnya kau menciumku, atau bagaimana kalau kita di ranjang saja, bukankah kau ahli untuk urusan seperi itu, Nona Rose?" Rose tercekat bagai menelan duri, ditatapnya nanar pria di depannya, ada apa ini, bagaimana pun Rose dapat menyaksikan betapa frustasinya seorang Vee Kanesh Bellamy, disamping perkataan ngawurnya, Rose melihat kedalam kelam matanya yang terlihat menyimpan beribu kegelisahan, Rose sangat mengenal Vee, namun perkataan yang baru saja diterimanya sangat menyakitkan. Rose ingin menimpali, namun Vee lebih mendahului. "Aku dengar kau kembali dengan putrimu, aah apakah itu hasil pegulatanmu yang menjijikkan dengan si Jeffry, atau kah dengan pria lain diluar sana?" Lagi, Rose merasakan panas di telapak tangannya yang baru saja hinggap di pipi tirus si pria, ia tidak pernah membayangkan sedikitpun kata-kata bak belati yang perih saat menyayat seluruh tubuhnya itu keluar dari mulut orang yang paling dicintainya namun, detik ini juga, orang itu adalah orang yang paling di bencinya. "Jangan bicara lebih atau kau akan menyesal di setiap ucapanmu, dan saat itu terjadi, aku pastikan kau tidak akan mendapatkan apa-apa walau kau mencoba sujud sekalipun," ucap Rose dingin menatap sengit pria yang masih menampilkan tingkah angkuhnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines