GELANDAGAN
  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 15, 2020
Hari ini cuaca begitu panas, aku menengadah memperhatikan langit seketika mataku menjadi sipit terkena cahaya matahari, tidak ada yang bisa kulihat selain kumpulan debu dan polusi yang berterbangan di udara, hiruk pikuk orang-orang yang berlalu-lalang, teriakan demi teriakan yang berusaha menarik peminatnya serta hal-hal yang terlihat tidak berarti ikut meramaikan pasar. Aku menghembuskan nafas dengan berat. Panas, polusi, letih, lebih jauh ke dalam sebenarnya aku sedang bertengkar dengan hatiku, rasanya begitu sesak, sejenak wajahku berubah suram, saat ini aku benar-benar muak! Setiap hari berkerja keras dan berjuang namun semua tidak lebih baik dari kemarin, aku tetap terhina dan hidup seperti kecoa
All Rights Reserved
#6
letih
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tentang Pemimpi (Kisah Meraih Beasiswa LPDP)
  • Gone Love.-vrene
  • if tomorrow is dead,what would you do?
  • Love In The Dark (Complete)
  • IBU MERTUA ADALAH MAUT ( TAEKOOK VKOOK ) part 2
  • Mencintai Dalam Diam
  • The Truth Untold [COMPLETED]
  • We Found You [Sunoo Harem]
  • Crazy!? (ff Bts) (suga Cast)
  • peluk yang ku rindu

Danasmara, ia berperawakan tinggi. Rambutnya lebat, sedikit berombak. Matanya hitam kecoklatan, seringkali ada rona merah yang memperjelas bahwa malamnya tak senyenyak manusia lain. Yang ku tahu, Danasmara memiliki mimpi yang besar, lebih besar dari tubuh kurusnya dikali seratus. Tepat setelah memutuskan jadi pemimpi, ia mulai merangkai kata-kata sakti. Aku sedikit ingat, kata-kata itu terdengar seperti ini, "Aku berusaha tetap terjaga, disaat waktu dunia membuat yang lain mulai terlelap.". Seringkali aku juga meremehkan keyakinannya. Dan kadang ia malah berhasil membalikkan perhitunganku, kemudian aku juga turut terinspirasi atas perjuangan tak masuk akalnya. Dan kau tahu kawan, apa yang terlihat sakti dari dia? Terkadang ia membahasakan firman Tuhan dengan semena-mena, tapi ajaib, bahasa itu mampu dengan mudah aku mengerti. Hatiku tersapu sekaligus tersipu, seolah aku diajak semakin dekat dengan Tuhanku. Danasamara, sesekali ia memiliki kebijaksanaan melebihi usianya. Ia dengan mudahnya memandang biasa apa saja yang teramat diinginkan manusia lain. Aku sempat berpikir, jangan-jangan ia bukan manusia. Ada semacam deduksi yang menyimpulkan bahwa Danasmara seringkali memiliki ciri asing, ia bisa jadi adalah traveler dari planet lain. Planet yang tidak memiliki banyak air, sebab aku masih ingat bagaimana ia memiliki pedoman yang aneh tentang mandi. Katanya, "mandi hanya untuk orang-orang yang merasa bahwa dirinya itu kotor." Aku menyangkal. Dan sayangnya, manusia lain mengamini pedoman hidup itu..

More details
WpActionLinkContent Guidelines