3.947 Km

3.947 Km

  • WpView
    LECTURAS 31
  • WpVote
    Votos 17
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, sep 21, 2020
Follow sebelum membaca! Mungkin, bagi sebagian besar orang beranggapan bahwa jarak adalah sesuatu yang hanya akan memisahkan. Sesuatu yang hanya akan membuat orang-orang saling melupakan. Namun, bagaimana jika jarak itu yang mendekatkanmu pada seseorang? Bagaimana jika jarak itu yang akan akan membuatmu bersatu dengan seseorang yang bahkan tidak pernah kau jumpai sebelumnya? 3.947 km, Jarak yang memisahkan dua anak manusia yang semula tidak saling mengenal. Dua insan yang semula jauh bagai langit dan bumi, kini sedekat urat nadi. Semua karna jarak, jarak yang mendekatkan. ©21-09-2020
Todos los derechos reservados
#107
kenyataan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Masih Adakah Cinta? (Tamat✓)
  • DUA NAMA DALAM DOA || SEASON 1
  • Cinta dalam Diam (COMPLETED)
  • Distance ✔
  • JCDDM {SELESAI}
  • Meninggalkan Tanpa Pamit
  • 31 Months for You (Revisi)
  • 𝐂𝐢𝐧𝐭𝐚 𝐃𝐚𝐧 𝐉𝐚𝐫𝐚𝐤

sebelum baca, FOLLOW dulu gasii??? "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido