We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
PLUVIOPHILE

PLUVIOPHILE

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 17, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Kak udah tangan ara sakit...hiks" "Ma, pa...hiks...a-ara jangan di-dipukul lagi" "Anak gak tau diuntung!!! saya menyesal melahirkan kamu sialan!! " "Gue gak akan nganggep lo adik! karena bagi gue lo gak lebih dari pengacau! " Dia Rintik Amara Rahardika, gadis kecil yang kerap kali disapa Ara, hidupnya selalu dipenuhi akan luka. Memiliki kakak laki-laki selisih 2tahun darinya yang tak pernah menyayanginya. Mama dan Papa nya pun tak pernah menganggap keberadaannya bahkan mereka selalu memberi luka kepada Ara setiap hari. Dulu ia dikenal sebagai gadis periang yang murah senyum dan tak pernah menangis. Tapi kini menginjak umur 16 tahun ia menjadi sering menangis, bahkan setiap harinya ia selalu berderai air mata. Dia tak pernah membenci keluarga nya hanya saja ia merasa marah kepada dirinya sendiri yang tak pernah mendapat kebahagiaan sejak usianya yang masih belia. Dia juga sering menyamakan dirinya dengan hujan. "Hujan, jangan benci keluarga Ara ya. Ara sayang mereka. Biarin Ara jadi seperti hujan, yang tetap bangkit walau jatuh ribuan kali" DILARANG KERAS UNTUK MENJIPLAK KARYA SAYA! DALAM BENTUK KEPERLUAN APAPUN!! 15/08/20
All Rights Reserved
#937
tawa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 27 FEBRUARI
  • DANADYAKSA
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • Anak Angkat & Keluarga Posesif
  • Because I'm Stupid (End)
  • Langit Kelabu Milik Ara
  • Fajar & Senja
  • NEVER CHANGE ME & YOU
  • Jodohku
  • LET IT BE  [ 'Cause She Was Tired.]

* yang cengeng jangan baca! "Woi jelek..... Gue cinta sama lo" Ucap alta spontan Orang yg di panggil itu hanya diam di balik Hoodie yg ia gunakan hingga hanya terlihat bibirnya ke bawah Keliatan manis emang.... " Tapi bohong" Ucap alta selanjutnya, mengganggu gadis itu sudah menjadi kebiasaan nya selama beberapa bulan ini. Sungguh menyenangkan. ***** " Dasar anak pembawa sial, nyesel saya membesarkan kamu.... Tidak tau diuntung" " Pa salah aku apa? Kenapa papa sekasar ini sama aku" " Lo tanya salah lo apa? Eh bocah gak tau diri.... Lo itu udah pembawa sial dengan lahir ke dunia ini... Dan menghancurkan kebahagiaan keluarga kami. Dan sekarang.... Lo bahkan menghancurkan tempat terakhir mama... Orang yang udah memberikan nyawanya untuk kelahiran elo" " Maksud kakak apa, aku ngak ngerti? " " Ngak usah pura pura bego deh lo, Lo kan yang udah mengobrak abrik makam mama" " Nggak aku nggak ngelakuin itu, kakak kenapa bisa nuduh aku? " Isak nya " Karna kata satpam... Yang terakhir kali ke sana adalah kamu," " Aku ngak ngelakuin itu, kemarin makam mama baik baik aja" " Ngak usah ngeles deh kamu, sekarang kamu pergi dari rumah saya, saya udah nggak peduli lagi sama janji saya sama almarhum ayah saya. Mulai sekarang kamu saya pecat jadi putri saya" " Pa... Papa jangan, aku nggak tau harus kemana pa, aku hanya punya papa dan kakak kakak. Pa pliss" ***** Perlahan tapi pasti.... Air sungai yang deras itu dapat menghilangkan semua luka bukan? Termasuk luka yang tak berdarah sekalipun Semuanya akan baik pada waktunya, tapi waktulah yang tak baik pada semua. Kalimat baik baik saja akan berguna pada saat luka sudah tak bisa di pendam akhirnya meluap hingga darah dan air mengalir itu kering Terlihat tanpa terasa tapi berbekas. Ini kisah suka dan duka dari nasib seorang anak tanpa ibu, nasib seorang gadis tanpa kasih sayang, nasib seorang kekasih yang tersakiti , nasib seorang teman yang terhianati. Ini kisah untuk; RATU AIRI PRAMULAN

More details
WpActionLinkContent Guidelines