The Kindest Girl

The Kindest Girl

  • WpView
    Reads 364
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 21, 2014
Sun menatap terkejut laki-laki didepanya saat ini, lelaki egois dengan sejuta obsesi gila yg ia miliki, sungguh jikapun dia berada ditempat ini bukan karena kemauanya tetapi karena dia memang harus melakukan ini, Ayah dan Ibunya meninggal dalam kecelakaan pesawat, lantas seminggu setelahnya dia harus dihadapkan dengan kenyataan bahwa Ayah dan Ibunya meninggalkan hutang yg sangat banyak, bahkan semua aset yg dia miliki sepeninggal ayahnya pun tak akan cukup membayar semua itu. Hingga datang seorang laki-laki asing bukan berdarah asia yg menklaim dia adalah pemilik hutang atas Ayahnya yg begitu besar. Entah cobaan apalagi yg akan dihadapi Sun sekarang "Well, kuharap kau mempertimbangkan tawaran itu, mungkin tak perlu mempertimbangkan Karna kau harus melakukanya jika kau tidak ingin membusuk dipenjara" nada itu sangat tenang ia ucapkan tapi penuh dengan ancaman, Sun menggenggam tanganya kuat-kuat, apalagi yg bisa ia lakukan? Bahkan Jay Park kekasihnya itupun tak akan bisa ia andalkan karn
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [Terjemah] SAVE ME, KEEP ME | MarkChan GS ✔️
  • 𝐁𝐚𝐛𝐲 𝐃𝐝𝐞𝐨𝐧𝐮 [KIM SUNOO] [𝐄𝐧𝐝✔︎]
  • Angkasa dan Cerita
  • Our Sunset | Yeonseok x Soobin
  • Meet you in miracle ✔
  • FATE  [JAKESEUNG]
  • breaking me in three : ISA Ft. 02Z

🔞 "Kau tidak membodohiku, kan, Mark?" Haechan bertanya sambil meletakkan kepalanya di dada Mark. Pikiran Mark menyuruh untuk mendorong perempuan itu menjauh, tetapi tubuhnya melakukan hal sebaliknya karena tangannya kini justru mendarat pada rambut Haechan. "Mengapa menurutmu begitu?" Dia mengangkat bahu. "Kau tidak terlihat jahat. Kadang-kadang kupikir kau hanya mahasiswa biasa, dan ini hanya sebuah permainan dare. Aku hanya ingin memastikan, apakah kau akan menepati janjimu? Aku sebenarnya mempertaruhkan nyawaku dengan memata-matai dia, dan aku tahu bahwa dia adalah orang yang berbahaya. Aku hanya ingin memastikan aku akan mendapatkan hasil sesuai kesepakatan." Mark tidak perlu memandang untuk mengetahui kekhawatiran Haechan. Bagaimanapun, kekhawatiran seperti itu memang pantas ada. Keduanya hidup di dunia di mana kepercayaan sulit dihasilkan dan didapatkan. Haechan punya hak untuk ragu. "Aku bukan orang yang seperti itu," jawabnya. "Aku berniat menepati janjiku. Ketika semua ini selesai, aku akan membeli kebebasanmu, lalu kau bisa meninggalkan tempat ini dan melakukan apa pun yang kau inginkan." Original story: Rainy_Summer Alih bahasa: yourdayssi

More details
WpActionLinkContent Guidelines