Quarter (life-crisis)

Quarter (life-crisis)

  • WpView
    Reads 40
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 22, 2020
Quarter life crisis atau krisis usia seperempat abad merupakan istilah psikologi yang merujuk pada keadaan emosional yang umumnya dialami oleh orang-orang berusia 20 hingga 30 tahun seperti kekhawatiran, keraguan terhadap kemampuan diri, dan kebingungan menentukan arah hidup. (Wikipedia) Perjalanan menuju usia 20-an akan menentukan bagaimana cara seseorang melewati masa "krisis" yang akan dihadapinya. Ini kisah Gadis Arunika, gadis biasa yang ingin berbagi melewati masa-masa menuju "quarter of life" yang ia alami. Selamat menikmati ceritanya, dan temukan pesan baiknya. ✨
All Rights Reserved
#20
quarterlifecrisis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Secangkir Tawa, Sebotol Air Mata
  • Rumah Tak Lagi Pulang [On Going]
  • Sweet RomanShit
  • Quarter Life CriShit [TAMAT]
  • REBIRTH: Belonging The Emperor
  • 15th Voltage [Tegangan 15] ✔(COMPLETED)
  • May I Love You?
  • WHO ?
  • UMR :Untuk Manusia Rese (Lanjutan JAKARTA 40)
  • The past

Di balik semarak kehidupan remaja masa kini-dengan media sosial, deretan target nilai sempurna, dan tawa di antara bangku sekolah-tersimpan cerita yang tak terucap. Dulu, namanya adalah tawa. Gemericik riang yang tak pernah pudar, seolah hidup hanya tentang matahari dan permen kapas. Nasya Zevillia, gadis dengan senyum selebar cakrawala, yang tak pernah tahu bahwa di sudut takdir, sebuah badai telah menunggu. Badai yang akan merenggut suaranya, mematahkan langkahnya, dan mengukir luka tak berdarah di kedalaman jiwanya. Ia akan belajar bahwa hidup adalah rangkaian kehilangan, bahwa cinta bisa datang dari tempat tak terduga, dan bahwa ingatan-bahkan yang paling menyakitkan sekalipun-adalah kunci untuk menemukan siapa dirinya yang sesungguhnya. Sebelum semua itu terjadi, dia hanyalah seorang gadis yang mengira dunia itu sederhana. Ia belum tahu, bagaimana rasanya menjadi bekas luka tak berdarah. Ini bukan hanya kisah tentang tumbuh dewasa. Ini kisah tentang bertahan-dengan tawa, air mata, dan luka yang belum sembuh. oOo "Dia bilang mataku sayu seperti dihantui, aku bilang aku tidak tidur, karena mimpi-mimpi ku hancur,"

More details
WpActionLinkContent Guidelines