Story cover for ADRONITIS by adhistr
ADRONITIS
  • WpView
    GELESEN 8,571
  • WpVote
    Stimmen 1,086
  • WpPart
    Teile 13
Melden Sie sich an und fügen Sie ADRONITIS zu deiner Bibliothek hinzuzufügen und Updates zu erhalten
oder
#336bos
Inhaltsrichtlinien
Vielleicht gefällt dir auch
Chirping Town (TERBIT) von aranindy
5 Kapitel Abgeschlossene Geschichte
SEBAGIAN BESAR SUDAH DIHAPUS. HANYA TERSISA 3 BAB. [The Capital #2] Chirping Town atau ChirTo-salah satu departemen aktif di perusahaan jasa eksklusif bernama The Capital. Namun, berbeda dari departemen lain yang memiliki ribuan klien, ChirTo merupakan salah satu unit layanan kecil yang jarang dibicarakan. Bahkan di bagan resmi perusahaan The Capital pun, nama Chirping Town hanya dimasukkan ke dalam "other services" yang menandakan ketidakpopuleran departemen itu. Chirping Town memiliki layanan khusus yang bergerak di bidang Professional Audience Member alias jasa penonton bayaran. Seperti nama departemennya, tugas mereka adalah membuat kicauan dan menciptakan keramaian sesuai dengan permintaan klien. Namun, tugas yang dimiliki ChirTo tidak sesederhana bersorak sorai atau bertepuk tangan seperti penonton di acara-acara televisi. Mereka harus benar-benar mampu meningkatkan pamor sang klien dengan menyembunyikan fakta bahwa mereka adalah crowd yang dibayar. Berbagai macam trik akan mereka lakukan demi menuntaskan tugas dengan sempurna. "Gawat, Bu Bos masuk rumah sakit, Guys! Keracunan makanan!" "Hah? Gimana bisa?" "Kemarin Bos dinner sama Pak Bos sebelah dan habis itu muntah-muntah." "Gila! Bos kita diracun sama Bos sebelah?" "It seems so. Jahat banget sumpah. Meski mereka musuh bebuyutan, tapi masa sampai ngeracunin-" "Fitnah teroooos! Lo nggak tahu apa Bos gue juga lagi terkapar di RS gara-gara makan bareng Bos lo!" "Nggak usah ikutan nyamber, deh. Gue nggak ngomong sama tim lo!" "Ya, suara lo jangan kenceng-kenceng Maimunah, yang punya ruangan ini bukan tim lo doang!" Pertengkaran, adu mulut, dan persaingan antar pekerja adalah peristiwa yang lumrah terjadi di ChirTo. Namun, bagaimana jika departemen itu terjebak dalam sebuah situasi yang mengharuskan mereka untuk menurunkan ego dan bekerja sama dengan lawan? *** "Everyone, listen to me carefully. ChirTo hanya butuh satu kepala untuk memimpin dan-" "Dan satu kepala itu gue." "Shut up. Lo ngerusak orasi gue!"
TRACEABILITY (TAMAT ✅) von vinnidianita
56 Kapitel Abgeschlossene Geschichte
Gendis Arum Pramidita―memilih berkarir di bidang industri manufaktur sebagai quality control supervisor dibandingkan bekerja kantoran di gedung-gedung tinggi. Hingga akhirnya memutuskan menjalin hubungan dengan Agung Wicaksana―staf quality control, di perusahaan yang sama. Membuka diri untuk pertama kalinya, justru membuat Gendis terkena masalah bertubi-tubi. Hubungannya dengan Agung yang kusut, evaluasi kinerjanya yang dianggap menyusut, serta masalah dengan keluarganya, membuat hidup Gendis dipenuhi trust issues dan menjadi makin rumit. Belum lagi Ganda Dhamendra―engineering manager, yang makin lama bersikap makin sok akrab dan mengganggu. Mana yang harus diselesaikan Gendis lebih dulu? ----------------------------------------------------------------------------------------------- Traceability adalah kemampuan untuk menyajikan informasi berkaitan dengan riwayat dan perpindahan sebuah barang melalui setiap tahapan proses produksi dan distribusinya. ----------------------------------------------------------------------------------------------- 🥇#1 #romanceoffice (5/1/24) 🥇#1 #romanceoffice (25/1/24) 🥇#1 #romanceoffice (15/2/24) 🥇#1 #lovehaterelationship (15/2/24) 🥇#1 #officelovestory (21/2/24) 🥇#1 #officelovestory (23/3/24) 🥇#4 #metropop (23/3/24) 🥇#7 #chicklit (26/3/24) 🥇#1 #lovehaterelationship (27/3/24) 🥇#1 #lovehaterelationship (3/4/24) 🥇#1 #adultromance (3/2/25)
Vielleicht gefällt dir auch
Slide 1 of 10
Chirping Town (TERBIT) cover
Langit Tak Berharap Bintang Hadir Malam Ini  cover
INTERVIEW (END) - revised cover
Being Love (TAMAT) cover
I COFFEE YOU cover
TRACEABILITY (TAMAT ✅) cover
Baby Happens cover
THE ADMIRER (End) cover
INTERPRETASI RASA cover
Selaksa Rasa cover

Chirping Town (TERBIT)

5 Kapitel Abgeschlossene Geschichte

SEBAGIAN BESAR SUDAH DIHAPUS. HANYA TERSISA 3 BAB. [The Capital #2] Chirping Town atau ChirTo-salah satu departemen aktif di perusahaan jasa eksklusif bernama The Capital. Namun, berbeda dari departemen lain yang memiliki ribuan klien, ChirTo merupakan salah satu unit layanan kecil yang jarang dibicarakan. Bahkan di bagan resmi perusahaan The Capital pun, nama Chirping Town hanya dimasukkan ke dalam "other services" yang menandakan ketidakpopuleran departemen itu. Chirping Town memiliki layanan khusus yang bergerak di bidang Professional Audience Member alias jasa penonton bayaran. Seperti nama departemennya, tugas mereka adalah membuat kicauan dan menciptakan keramaian sesuai dengan permintaan klien. Namun, tugas yang dimiliki ChirTo tidak sesederhana bersorak sorai atau bertepuk tangan seperti penonton di acara-acara televisi. Mereka harus benar-benar mampu meningkatkan pamor sang klien dengan menyembunyikan fakta bahwa mereka adalah crowd yang dibayar. Berbagai macam trik akan mereka lakukan demi menuntaskan tugas dengan sempurna. "Gawat, Bu Bos masuk rumah sakit, Guys! Keracunan makanan!" "Hah? Gimana bisa?" "Kemarin Bos dinner sama Pak Bos sebelah dan habis itu muntah-muntah." "Gila! Bos kita diracun sama Bos sebelah?" "It seems so. Jahat banget sumpah. Meski mereka musuh bebuyutan, tapi masa sampai ngeracunin-" "Fitnah teroooos! Lo nggak tahu apa Bos gue juga lagi terkapar di RS gara-gara makan bareng Bos lo!" "Nggak usah ikutan nyamber, deh. Gue nggak ngomong sama tim lo!" "Ya, suara lo jangan kenceng-kenceng Maimunah, yang punya ruangan ini bukan tim lo doang!" Pertengkaran, adu mulut, dan persaingan antar pekerja adalah peristiwa yang lumrah terjadi di ChirTo. Namun, bagaimana jika departemen itu terjebak dalam sebuah situasi yang mengharuskan mereka untuk menurunkan ego dan bekerja sama dengan lawan? *** "Everyone, listen to me carefully. ChirTo hanya butuh satu kepala untuk memimpin dan-" "Dan satu kepala itu gue." "Shut up. Lo ngerusak orasi gue!"