Atualizamos nossas Diretrizes de Conteúdo.
Consulte as diretrizes mais recentes para continuar compartilhando histórias com segurança.
Saiba mais
When You Talk

When You Talk

  • WpView
    Leituras 32
  • WpVote
    Votos 14
  • WpPart
    Capítulos 3
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, ago 16, 2020
WpInfo
Ficção
Romance
"Oh lo yang namanya Frissila, cewek bar-bar aja bangga." "Cowok datar aja kok dibangga banggain!" ------------------------ "AAA!!! KECOAAAA!!" teriak Ardha tiba-tiba seraya mendorong tubuh Frissila cepat. "Mana kecoa mana kecoa?" Frissila panik, entah kenapa itu terjadi. Mungkin hanya karena gertakan Ardha yang membuat Frissila terkejut setengah mati. "AWAASS!! ITU KECOA!! DI BAJU LO, DI BAJU LO!!" Wajah ketakutan Ardha membuat gelak tawa terdengar di seantero SMA Bumantara. Pasalnya, hal ini belum pernah terjadi sebelumnya. "HAHAHAH...," Frissila tertawa terbahak bahak. Ia mengambil kecoa itu dan mendekatkannya ke wajah Ardha, tepat di depan manik mata pria itu. Degh "HUWWAAA!!! GILA!! ADA KECOA!!!" Ardha berlari terbirit-birit menjauhi Frissila. "HAHAHA!! KETUA OSIS KOK TAKUT KECOA!!" tawa Frissila semakin membuncah. Ia terus mengejar Ardha dengan se-ekor kecoa di tangannya. Melupakan name tag milik Ardha. ------------------------------- "Ada kata yang tak bisa ku utarakan dengan begitu leluasa, ketika kamu berbicara dan mengartikan semuanya dengan sebelah mata," Frisilla Oktaviani.
Todos os Direitos Reservados
#73
nubar
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • GHAVARI
  • Menikahi Sahabat Ibuku
  • Love Enemy!
  • When You Talk
  • ARTAN
  • ALTERIO
  • ARSYA ✔
  • ALGARA & ALTARA [End]✓
  • Langit Yang Merenggut Cinta
GHAVARI

"Heh!! Kalo bukan karena Lo sama temen-temen soglo Lo itu juga gue ngga bakalan jadi ketua OSIS!" Menjadi ketua OSIS hanya karena candaan teman?? Ghava Adimas praharja benar-benar merasa sial. Karena bagaimanapun juga, pada awalnya dia pun membiarkan saja. Dia yakin, bahwa siswa siswi SMA 28 tidaklah mungkin memilihnya? Namun, kenyataannya membuat Ghava stress sendiri. *** "Mana ada kingkong seganteng gue?" Ghava menyugar rambutnya sok keren yang sontak membuat araf yang berada di sampingnya menjambak rambut pemuda itu. "Sakit bangs*t!!" Umpatnya "Shutt up! Ketua OSIS ngga boleh mengumpat, harus jadi contoh dong buat kita-kita" syaheer menyahut sembari cekikikan, tentunya disusul yang lain. Mereka begitu senang menjahili Ghava yang memang sedikit sensi. "Tai!! setan Lo semua! Keluar aja sana!! Gue ngga butuh teman kayak kalian!" *** "Gue rasa, pertemanan kita sampe sini aja," Ghava berujar, air mukanya menunjukkan keseriusan. "Apa va?? Ngga denger gue?" Syaheer pura-pura melebarkan telinganya. Ghava menghela nafasnya "Kita temenan sampe sini aja" ucapnya lagi dengan suara yang lebih keras. "Ha? Wswswswsws?" Kini Araf yang mendekatkan telinganya mendekat pada ghava. "Makanya telinga tuh dibersihin. Congek kan!" Ketus Ghava kesal. *** "Ma! Pokoknya besok aku ngga mau sekolah!" *** "Lagian! Ngapain juga si kalian pada ke sini? Gue tuh udah bilang mama mau ngga masuk sekolah. Malah kalian pada dateng." Lanjut Ghava mengomel. "Kita di suruh Tante Hida by the way" Setia berujar dengan tersenyum manis. "Mana mungkin! Pasti kalian Dateng sendiri, mana cuma numpang makan doang. Ganggu tau ngga!" *** Gadis itu tengah meneduh dibawah pohon beringin yang terletak di samping lapangan. Menengguk minuman dari botol berwarna birunya dengan pelan. "Lo suka cewek kelas sana ya va?"

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo