Abbiamo aggiornato le nostre Linee Guida sul Contenuto.
Consulta le linee guida più recenti per continuare a condividere storie in sicurezza.
The Footing Of Destiny

The Footing Of Destiny

  • WpView
    LETTURE 625
  • WpVote
    Voti 111
  • WpPart
    Parti 13
WpMetadataReadCompleta mer, ago 2, 2023
WpInfo
Narrativa
Storie d'Amore
[CERITA TIDAK DAPAT DILANJUTKAN] Talia Syahira Zahra merupakan anak sulung dari keluarga Sopandi. Ia merupakan seorang dokter muda ahli bedah. Namun, di suatu malam saat ia dalam kondisi mabuk, ia tak sadar telah memasuki kamar apartemen yang salah. Dan keesokan harinya ia terbangun dengan seorang pria di sebelahnya. Siapakah pria itu? Apakah telah terjadi sesuatu diantara mereka? Mari ikuti keseruannya dalam cerita ini. Start Agustus
Tutti i diritti riservati
#5
talia
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Love In Profession[End]
  • Kau lah Kakak Terbaikku! (END)
  • Dear, Mr. A
  • Perfect Duda [Season 2]
  • Bersaing atau Bersama? Pilih Satu!
  • Rasa Dalam Sujudku
  • Menikahinya Dalam Diam (On Going)
  • ZAHRA
  • Tahajjud Cinta [END]
  • Persona

-Cerita ringan dan enggak berbelit,semoga suka -Belum di Revisi Cut Syifa Azzahra adalah seorang mahasiswi kedokteran yang terpaksa harus berhenti mencapai impiannya dan menjadi guru di sebuah desa kecil yang jauh dari hiruk pikuk kota lalu bagaimana kah pertemuan nya dengan seorang Dokter Muhammad Alzam yang menjadi relawan saat desa yang ia tempati sedang mengalami bencana alam ___ "ya allah , saya tidak punya hak untuk memarahi dokter, saya hanya mengingatkan, saya juga pernah telat tapi tidak marah saat di tegur" zara berjongkok untuk mengikat tali sepatunya yang lepas, dengan mulut tidak hentinya mengoceh "Pokok nya kamu memarahi saya zara! hati saya benar benar sakit" seperti biasa dengan tampang sok sedih dan satu tangan mengelus dada "sekarang apa lagi yang mau kamu lakukan? oh, saya tau, sepertinya kamu mau saya mati dengan tidak memberi saya makan pagi dan siang" zara menghela nafas pelan, mengumpulkan ogsigen, mengumpulkan ogsigen sebanyak banyaknya, rasanya beban hidupnya akan bertambah sekarang. oh tidak melainkan sejak kemarin

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti