Senandikaku

Senandikaku

  • WpView
    LECTURAS 64
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 10
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, nov 13, 2023
~kuluruskan segala hal yang menurutku itu lika-liku Kupikir semburat senja waktu itu telah menghilang dari pandanganku, tibalah malam dengan jeritan jangkrik yang begitu ramai menyambut air mata setelah kepergian dia. Hening malam dengan desisan angin yang menghamburkan rasa dingin seluruh tubuh menyebabkan suasana hati tambah sendu. Tak pernah dipikirkan sejauh ini kronologi cerita kasmaran berakhir tak sesuai ekspektasi. Lalu lalang perjalanan bertahun-tahun dilewati dengan mulus tanpa ada liku-liku, lantas semua sirna dengan segala bukti palsu yang diberikan. Kusuguhkan hati sepenuhnya kepadamu untuk kau jaga baik-baik,ternyata semua ingkar menyebabkan hancur bagaikan abu. Kepercayaan,kesetiaan dan cinta semua sirna.Tak apa, ini akan berakhir bahagia seperjalanan waktu berjalan. Buktinya, kini masa kelam itu telah kuterjang dengan kemampuanku semaksimal mungkin. Senja dapat kulihat dengan indahnya. Ya,Tanpa dia ternyata impian,harapan,cita-cita berjalan lancar,tanpa seseorang itu mendukung. Ku yakin semua berjalan baik-baik saja,tumpahkan saja semua keluh kesah dengan do'a kepada sang cipta.
Todos los derechos reservados
#8
senandikacinta
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Jodoh Kedua (END)
  • Senja Yang Tak Kembali
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • Sahabat Dan Dilema
  • Behind the Silence
  • 31 Months for You (Revisi)
  • RANNA
  • Sepertiga Malam Tentangnya
  • Puing luka

{18+}..... ***》SEKUEL dari cerita KITA Bulir keringat dingin tampak membasahi wajah itu. Raut kegelisahan yang terpancar dari wajah yang masih terlelap itu, menunjukkan bahwa dia mengalami mimpi buruk. Dengan sedikit napas terengah, dia tersentak bangun. Setelah bisa menguasai diri, dia bangkit dan melakukan sholat malam. Kepergian sang belahan jiwa membuatnya lebih rajin beribadah. Alasannya sederhana..... di akherat kelak dia ingin berkumpul dengan belahan jiwa juga buah hatinya. Selepas memanjatkan untaian doa, dia membuka pintu balkon kamar dan memandang ke langit lepas. "Sayang..... bagaimana kabarmu di sana? Aku merindukan kalian..... sangat," lirihnya sendu. Sudah tiga tahun berlalu sejak kepergian sang belahan jiwa, tapi dia masih tetap berada di tempatnya semula. Hati yang dia berikan seutuhnya pun ikut mati bersama kepergian sang belahan jiwa. Tak ada hal lain yang dirasakannya selain kehampaan. Hatinya kosong dan tertutup rapat untuk bisa dimasuki siapa pun. Karena bagi dia, pemilik hatinya adalah sang belahan jiwa..... ketika sosok itu pergi, dia pun menutup rapat pintu hatinya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido