Apa Itu Hati

Apa Itu Hati

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 16, 2020
Dari ungkapan “hatiku berdebar-debar saat didekatmu” dan “hatiku milikmu” dapat ditarik kesimpulan secara berurutan yaitu keduanya bermakna “jantung” dan “tubuh.” Namun kita masih harus menafsirkan ungkapan (idiom) yang ketiga yaitu “Yang Maha membolak-balikan hati manusia.” Dalam ungkapan yang sifatnya religius ini, penulis menemukan padanan kata yang cocok yaitu “perasaan” dan “tindakan.” Sehingga jika redaksinya diubah, maka akan berbunyi “Yang Maha membolak-balikan ‘perasaan’ dan ‘tindakan’ manusia.” Dalam ungkapan “Yang Maha membolak-balikan hati manusia”, terkandung makna “Tuhan mengubah perasaan dan serentak juga tindakan kita.” Karena bagi penulis, tindakan yang kita lakukan adalah cerminan daripada perasaan kita. Dalam contoh sehari-hari misalnya, kita melihat jika “perasaan wanita” selalu berubah-ubah tatkala harus bertemu dengan pasangan yang dicintainya. Perasaan tersebut dapat berupa rasa senang, rasa sedih, ataupun rasa takut dan deg-degan secara berlebihan saat bertemu pasangan. Sehingga dari perasaan-perasaan abstrak ini, kemudian diproyeksikan kedalam tindakan seperti (1) salah berucap, (2) salah berperilaku (tidak sebagaimana ia bertindak pada umumnya/biasanya), dan (3) yang paling parah adalah menimbulkan cucuran keringat dengan intensitas tinggi disertai tangan yang tak henti-hentinya bergetar. Setelah pembaca sampai pada tulisan ini, apa yang sudah pembaca dapatkan? Adakah perubahan pikiran yang terjadi dalam diri pembaca? Atau paling tidak sudahkah pembaca tercerahkan dan menemukan definisi daripada kata “hati?” Baiklah nampaknya terdapat sebagian pembaca yang belum menemukan makna “hati” secara definitif. Oleh karena itu penulis akan mencoba untuk memberikan penjelasan melalui dialog antara “Dinda” dan “Dimas.”
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MY HOPE IS YOU (END)
  • Narasi patah hati
  • Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah
  • Anugerah Terindah
  • AKHIR DARI NYAMAN
  • Surat Untuk Perasaan Yang Tak dimengerti
  • JATUH CINTA SETELAH MENIKAH
  • Love In Silence

Dia periang tapi tidak senang, dia gembira tapi juga penuh luka. Hanya berbagi kisah bahagia tanpa kesedihan. Menceritakan kasih sayang yang penuh damba. Munafik? menutup kesedihan dengan kebahagiaan? Menunjukkan "Aku kuat aku bisa, ya aku mampu!. Apa jadinya bila semua itu terjadi pada perempuan yang mendiskripsikan dirinya sendiri seperti paragfraf diatas? Dia tidak terlihat bergoyang ketika bagian patahan kayu yang kokoh itu menggores tubuhnya. Masih berdiri tegak menantang siapa lagi yang akan menenggelamkan dia dalam badai ini. Kisah yang akan di bagikan menceritakan tentang bagaimana hidupnya mulai berjalan seiring waktu yang memaikan perasaannya. Rupanya dia tidak sekuat yang dibayangkan. Goresan patahan itu ternyata meninggalkan bekas yang tidak terlihat namun dapat dirasakan. Mulai mencari penompang mencari siapa yang bisa menyanggah tubuhnya berdiri tegak kembali. Siapa seseorang itu yang bisa menyembuhkan lukanya yang ternyata kian melebar. terlalu lama ia pendam sendiri sampai tidak sadar dirinya sudah mulai rapuh dan terkikis. "Kamu? ia kamu, tolong bawa dia kembali rangkul dia sekuat mungkin, lettakan tanganmu didadanya seraya berkata " semua akan baik-baik saja".

More details
WpActionLinkContent Guidelines