HY!!!MAMA

HY!!!MAMA

  • WpView
    LECTURES 296
  • WpVote
    Votes 37
  • WpPart
    Chapitres 2
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mer., oct. 28, 2020
berpacaran selama 3 tahun dan setelah itu menikah, bahagia sangat setelah menikah dikaruniai seorang anak yang masih didalam kandungan,pasangan pengantin ini begitu sangat senang dan bahagia. bertengkar itu memang wajar bagi mereka, walaupun salah satu dari mereka harus mengalah untuk tidak memperbesar keadaan. tapi Tuhan mungkin bosan,tidak menguji kesabaran kedua pasangan ini. "aku lupa hiks untuk berdoa pada Tuhan,bahwa aku membutuhkan seseorang tapi bukan untuk sementara hiks seharusnya aku berdoa agar Tuhan menjodohkan ku pada seseorang untuk selamanya menjadi milikku hiks"- jeon jungkook "rapuh,sangat rapuh tidak merasakan kebahagiaan setelah melahirkan. tidak merasakan pelukan seorang bayi kecil,hanya bisa melihat dan tidak bisa menyentuh,sesak sangat menysakkan. melihat dia dengan yang lain, aku ingin sekali waktu bisa mengulang masa lalu ku,aku ingin itu!! Tuhan begitu jahat padaku hiks!! aku benci telah dilahirkan!!! jika mati konyol seperti ini hiks!!" _hwang eunbi "Eomma begitu cantik,tapi sayangnya. aku tidak bisa memeluk eomma jika aku menatap eomma bibir ku terasa kaku padahal aku sangat ingin berkata aku menyayangimu eomma"_jeon somi HY!!!MAMA!
Tous Droits Réservés
#245
yeri
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Remember Me As A Time of Day✅
  • JUNG HOSEOK
  • Pampered Wife's Counterattack ✅
  • Silent Tears(Yoonminkook)✅
  • My First Memories
  • CAUSE YOU ARE MY EVERYTHING
  • DIVIDED LOVE
  • Bad Wedding [Complete ✓] Tahap Revisi
  • FOREVER || myg x y/n (END)

Tidakkah kau rasakan waktu berlalu begitu cepat? Ia hampir saja membuatku melupakan satu hal yang paling menyakitkan tentang dirimu. Tentang kau yang tiba-tiba hilang seakan ditelan bumi. Tentang lenyapnya impian yang pernah kita rangkai bersama. Hidup bahagia dalam bahtera rumah tangga. Dan membangun sebuah keluarga kecil yang bahagia. Bahkan semua itu telah kita susun sedemikian apik dan terlaksana sesuai harapan. Namun ternyata kenyataan menamparku dengan kepergianmu. Kehidupan kita yang aku damba-dambakan sekarang hanya menjadi sebatas imajinasi. Sejak kepergianmu tak ada satu haripun yang aku lewati tanpa memikirkanmu Berulang kali ku paksa memoriku untuk memutar deretan hari yang kita lewati bersama kedua buah hati kita sebelum kepergianmu itu, berharap aku bisa menemukan jawaban atas semua pertanyaan-pertanyaan yang menghantuiku. Namun tak ada satupun dari rentetan kenangan itu yang menjawab kegelisahanku. Sampai akhirnya waktu, benar membuatku terbiasa. Mencoba menghapus semuanya meski seringkali dadaku sesak karena tangis yang tak bisa kulepas. Dan kini sudah dua tahun kisah kita berakhir tanpa kata pisah Dan takdir seolah mempermainkanku dengan mempertemukan kita kembali secara tidak sengaja Kau masih sama, tidak ada yang berubah Kau masih seperti sosok yang dulu membuatku jatuh hati Tapi yang membuatku terpukul adalah Tuhan merenggut ingatanmu.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu