SANG PENDEKAR

SANG PENDEKAR

  • WpView
    Reads 2,397
  • WpVote
    Votes 106
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadComplete Sun, Aug 16, 2020
" kau jahat kenapa kau tidak bilang kau sudah menguasai jurus itu" kata sari liu manja kepada dimas " sebenarnya aku masih belum yakin aku menguasai jurus itu aku hanya mencoba tadi dan ternyata aku bisa melakukannya" kata dimas gheli " ngomong ngomong tadi kau berkata akan menikahi pria lain siapa pria itu " kata dimas gheli " pria lain itu adalah kamu sayang " kata sari liu lalu menatap dimas gheli " aku mencintaimu " lanjutnya " aku juga mencintaimu " kata dimas gheli lalu mereka berdua berciuman di dangau itu. Cerita ini diadaptasi dari kisah trilogi kembalinya pendekar rajawali dan di mix & match dengan kisah sangkuriang, battle of wits, dan legenda golok pembunuh naga dan pedang langit. A/N : Silakan jika ada masukan kritik atau saran tulis di kolom komentar atau DM. selamat membaca kisahnya semoga menikmati terima kasih banyak. 😊😊😊😄😄😄
All Rights Reserved
#57
ceritakehidupan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Queen from Southern Sea
  • Legatha [END]
  • Little Gelandangan and Her Daddy Werewolf
  • I'm a Girl, Bos!

*Note : Buku ke 15 O Yen [search : mencret9x] Bosan dengan wajah prajurit dan budak yang sama Nyi Roro Kidul memutuskan untuk mencari mangsa baru, pergi ke gerbang tempat dimana salah satu pintu kerajaannya terletak. Diam diam memantau dari permukaan air, ia menaruh mata pada sosok pria ganteng menurutnya yang akan dibawa ke dalam kerajaan tengah bermain air di pinggir pantai bersama kawannya. Siapa sangka yang dibawanya malah ternyata wanita dengan dada tepos. Nyi Roro Kidul kini tengah menimbang apakah akan melempar wanita colongannya ke darat lagi meski itu tak mungkin ia lakukan atau menjadikannya budak. Namun begitu mata wanita itu terbuka, pupil yang dalam telah mendebarkan dada. Membuat Nyi Roro Kidul mendapat sapaan paling tidak senonoh sepanjang masa hidupnya. "Dasar penculik cabul! Pulangkan aku sekarang!" Berani beraninya wanita ini berbicara lancang pada dirinya! Bertolak belakang dengan jantung yang memacu lebih kencang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines