Cinta Overdosis

Cinta Overdosis

  • WpView
    Reads 82
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 6, 2021
Berawal dari hubungannya dengan seorang pria bernama Dika, Rindu terlalu naif dan berfikir hanya Dika lah satu satunya pria yang tulus mencintainya. Hingga suatu kejadian pahit membuat Rindu sadar, jika Dika bukanlah pria yang tepat untuknya. Dan kisah Rindu pun bermula, kejadian demi kejadian pahit membawanya pada sosok seorang pria angkuh. Siapa sangka ternyata pria itu akhirnya menjadi suaminya. Akankah Rindu menemukan kebahagiaan setelah pernikahannya? Atau cobaan demi cobaan masih harus menguji Rindu?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Benci dan Rindu
  • Antara Masa Lalu dan Masa Depan
  • BUKAN PILIHAN KU
  • Sengaja
  • ANGIN RINDU (Completed)
  • KENAPA BUKAN KAMU YANG AKU TEMUI LEBIH DULU?
  • PERNAHKAH KAU MENCINTAIKU (END DI WEBNOVEL)
  • Jika esok Tak Pernah Ada

Kisah sepasang kekasih yang saling mencintai, namun terpaksa berpisah karena keegoisan masing-masing. Alika Cahaya (24), bekerja sebagai pegawai biasa di sebuah perusahaan percetakan buku. Ia bercita-cita menjadi seorang penulis novel yang terkenal. Angga Saputra (26), sosok pria yang berambisi untuk menjadi seorang produser yang hebat. Suatu ketika, Alika menginginkan kepastian dari Angga tentang kelanjutan hubungan mereka. Namun, Angga terlihat belum siap untuk menikahi Alika karena masih mengejar impian, dan memilih untuk mengakhiri hubungannya dengan Alika. Beberapa tahun kemudian, Angga berhasil menjadi seorang produser yang hebat. Ia mencari cara agar bisa mengontrak novel Alika dan ingin bertemu dengannya kembali. Tapi, Alika sudah terlanjur membenci Angga karena kisah cintanya yang selalu berujung kecewa. Akankah Alika menerima Angga kembali?

More details
WpActionLinkContent Guidelines