Qobiltu

Qobiltu

  • WpView
    Reads 66
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 15, 2021
Impian dan keinginan dari ayah yang membuatnya terus bersemangat untuk menggapainya. Lika-liku kehidupan, musibah yabg menimpa, kenyataan pahit akan pekerjaan ibu yang haram, berbagai cacian dan cemoohan dari para tetangga membuat hatinya semakin hancur berkeping-keping. Aira ingin menjadi hafidzah, ia ingin menggapai impiannya. Namun Aira tak bisa sendirian. Di saat hatinya sudah terlanjur rapuh, Qonza, sahabat sejatinya datang dengan membawa sebuah harapan untuk Aira. Qonza memperkenalkan Aira kepada seorang ustadz muda yang tak lain adalah sepupunya. Semangat itu pun kembali hadir di hati Aira. Di tengah semangat dan harapan yang kembali hadir, ia justru malah terjebak dalam perasaan yang tak ia mengerti. Lalu.... Bagaimanakah Aira akan melewati segala macam cobaan yang datang silih berganti? Dapatkah Aira menggapai impiannya? Perasaan apa yang sebenarnya hadir di hati Aira? Bismillah.... Selamat membaca dan semoga suka ya wan kawan😊
All Rights Reserved
#42
niat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AGRA (Diam-diam menikah denganmu)
  • ANA UHIBBUKA FILLAH  (End)
  • Dynamics Of The HEART (TAMAT)
  • Qiyamah Senja-completed
  • Cinta Suci Zahra✓
  • After Summer Rain (TERBIT)
  • Ikhtiar Menjemput Cinta [REVISI + END]
  • Ketika Cinta Berbicara
  • Rafiq Aljinah [TELAH TERBIT]
  • ZA&RA

Setiap orang pasti akan menikah diwaktu yang mereka rasa sudah tepat dan dengan pasangan yang mereka cintai. Namun, hal itu tidak berlaku untuk Ayra Humaira El-Shanum. Anak perempuan satu-satunya dari keluarga El. Ayra harus menikah diusia yang masih begitu muda, bahkna masih duduk dibangku SMA. Parahnya lagi, Ayra tidak mengetahui siapa suaminya. "Saya benar-benar telah jatuh pada semua yang ada pada diri putri Ustadz. Saya tidak mau berdosa dan menjatuhkan kehormatannya hanya karena mata saya. Yang pasti, saya ingin menjaganya karena saya mencintainya. Maka... tolong izinkan saya untuk menghalalkan putri Ustadz dengan menikahinya sekarang." Tegas seorang pemuda dengan sorot mata penuh kesungguhan. "Saya terima niat baik kamu, sebenarnya..." Eak, ea, eak! Bagaimana kelanjutan ceritanya? Mari kita buat bersama! Bismillah... Happy reading!

More details
WpActionLinkContent Guidelines