Setiap orang pasti akan menikah diwaktu yang mereka rasa sudah tepat dan dengan pasangan yang mereka cintai. Namun, hal itu tidak berlaku untuk Ayra Humaira El-Shanum. Anak perempuan satu-satunya dari keluarga El. Ayra harus menikah diusia yang masih begitu muda, bahkna masih duduk dibangku SMA. Parahnya lagi, Ayra tidak mengetahui siapa suaminya. "Saya benar-benar telah jatuh pada semua yang ada pada diri putri Ustadz. Saya tidak mau berdosa dan menjatuhkan kehormatannya hanya karena mata saya. Yang pasti, saya ingin menjaganya karena saya mencintainya. Maka... tolong izinkan saya untuk menghalalkan putri Ustadz dengan menikahinya sekarang." Tegas seorang pemuda dengan sorot mata penuh kesungguhan. "Saya terima niat baik kamu, sebenarnya..." Eak, ea, eak! Bagaimana kelanjutan ceritanya? Mari kita buat bersama! Bismillah... Happy reading!
More details