Life Crisis Service : Eagle Team 0.1

Life Crisis Service : Eagle Team 0.1

  • WpView
    LETTURE 157
  • WpVote
    Voti 12
  • WpPart
    Parti 14
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione lun, mag 27, 2024
Menghadapi kiamat buatan manusia dan jauh dari keluarga yang bahkan tak tahu lagi kabarnya bukanlah hal yang diinginkan Mike dan kawan-kawannya. Tapi nyatanya itulah yang dia hadapi sekarang. Bahkan markas instansi yang selama ini menampungnya dengan memberikan rasa aman, pendidikan serta kebutuhan untuk keberlangsungan hidupnya dinegeri orang malah justru menghadiahinya tugas berat saat kekacauan itu terjadi. Seharusnya mereka melindungi dan memberikan keamanan yang ketat tapi malah melepas anak-anak itu dalam bahaya. Tapi itulah tugas mereka yang sesungguhnya. Turun langsung untuk menjalankan misi. Ya, Mike dan kawan-kawannya harus ditugaskan ditengah kehancuran setengah umat manusia. Bertahan hidup dalam misi menjadi sebuah tanggungan dalam hidupnya sekarang. Harapanya adalah segera menyelesaikan tugas dan keluar dari marabahaya hidup-hidup.
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • END OF THE WORLD || ☢️SEGERA TERBIT☢️
  • RavAges
  • Together Until the End
  • World of Zombies : The Last Stand
  • Bumi Kelabu
  • Let Us Alive ( On-Going )
  • How to Escape||Outbreak Unleashed
  • THE DEATH TARGET
  • Lovi Survivor
  • No Time To Die

Hidup Putra seharusnya berjalan biasa saja sekolah, teman, dan tugas-tugas yang menumpuk. Tapi semua itu lenyap dalam satu hari, ketika dunia runtuh tanpa peringatan. Wabah misterius menyerang. Orang-orang berubah menjadi makhluk buas tak berakal disebut zombie. Kota lumpuh. Sekolah terkunci. Sinyal hilang. Dan satu-satunya pilihan adalah bertahan... atau mati. Di tengah kekacauan, Putra terjebak bersama teman-teman yang dulu terasa seperti keluarga-sekarang menjadi cermin dari ketakutan, ego, dan luka masa lalu. Bersama, mereka melarikan diri dari sekolah menuju hutan, hanya untuk menemukan bahwa bahaya tidak hanya datang dari zombie , tetapi juga dari manusia lain... dan dari dalam diri mereka sendiri. Kepercayaan diuji. Pengorbanan tak bisa dihindari. Dan pertanyaannya berubah: Bukan lagi "bagaimana cara bertahan hidup?" tapi "apa yang akan kau korbankan agar tetap hidup?" Ini bukan sekadar akhir dari dunia. Ini adalah awal dari siapa diri mereka sebenarnya.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti