Pluviophile
  • WpView
    Reads 211
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 13, 2020
Entah, tiba tiba saja aku mengingatmu. Mengingat semua kenangan yang pernah terjadi. Tentang apa yang pernah sama sama kita rasakan, Tentang apa yang pernah sama sama kita perjuangkan. Teman temanku berkata, sebaiknya aku menceritakan kita kepada kalian, teman teman baruku. Semoga kalian suka dengan kisah yang terjadi dengan kita. Akhirnya seperti apa, aku pun belum memikirkannya. Semoga berakhir dengan baik. Semoga berakhir seperti apa yang sama sama kita harapkan ya.
All Rights Reserved
#21
paskib
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DENTING  [Revisi]
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • Hiperbola Hati (COMPLECTED)~
  • It's Me!
  • EX! [✔]
  • their story
  • Love in Silence ✔
  • ANGKASA
  • Matcha Greentea

Kebersamaan dapat membuka celah dihati seiring berjalannya waktu. Berada disampingmu itu sebuah kenyamanan bagiku. Kamu yang selalu sabar, kamu yang menantiku, kamu yang bertahan disaat aku juga sedang bertahan untuk orang lain. Hingga orang yang aku perjuangkan ternyata mengecewakan. Tapi aku sadar, betapa hati ini kosong. Kau pergi membawa hatiku tanpa membawa diriku. Hatiku dibawa olehmu, aku tak dapat merasakan apapun selain kehangatan jiwamu. Namun, kamu pergi tanpa sempat memberi hatimu, Juga kau biarkan hatiku terkurung disana. Aku jatuh hati padamu. Sedangkan kamu terlalu mudah menjatuhkan hatiku. Kamu melupakanku, menjauhiku. Dan aku hanya bisa diam, menyadari semuanya berjalan menjauh tanpa bisa berbuat apa-apa. Karena ku rasa ini sudah sepantasnya aku dapatkan, mengingat dulu aku-lah yang lebih banyak menyakitimu. Dan itu seperti bomerang, kembali menyerang balik diriku. Aku tak dapat mencegahmu pergi. Dan kamu, diam-diam menjemput perempuan masa lalumu. Namun, aku terlalu bodoh untuk mengetahui perasaan orang macam kamu. Yang aku tahu, cinta itu mudah. Dan ternyata aku salah. Bahkan, aku salah telah memilih orang. ----- Note: Hargai tulisan karena menulis butuh pemikiran, waktu, dan imajinasi yang tak semudah saat membacanya saja. Dan lapor ya, kalo kalian menemukan cerita yang sama seperti ini, makasih ☺

More details
WpActionLinkContent Guidelines