Biru
  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 18, 2020
Dalam masa perbaikan,,,,sabar aja oke👍👍 Saat semua orang menginginkan cinta mereka datang,berbeda dengan biru nelga utama. Seorang laki laki badboy,dingin,dan keras , namun itu hanya sifat luarnya.siapa yang tahu sifat lain yang dia miliki sampai takdir mempertemukannya dengan seseorang yang selalu hadir dalam mimpinya. Gadis yang selalu menghantuinya dalam mimpi.dia senja aqilah , yang mempunyai misi dari hatinya sendiri, setelah bertemu dengan Biru . Untuk membuat laki-laki itu menyadari bahwa cinta itu ada dan harus ada. Dan membuatnya menyadari bahwa semua hal itu mempunyai tujuan masing-masing.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝐏𝐀𝐃𝐌𝐀 - [𝑻𝒉𝒆 𝑾𝒉𝒊𝒕𝒆 𝑳𝒐𝒕𝒖𝒔] ✓
  • PERWIRA YUDA (TAMAT)
  • Lentera Biru [END]
  • Biru Jingga [SELESAI] ✔️
  • STILL IN LOVE [END]
  • Jingga [COMPLETE]
  • TWO HEARTS, ONE WINNER [Tamat]
  • Cinta Tersembunyi-Tamat
  • Salah Cinta
  • Dijodohkan dengan Adik Suamiku

Biru awalnya tidak pernah merasa nama yang diberikan oleh kedua orang tuanya itu aneh. Lagipula, nama adalah bagian dari anugerah dan manifestasi doa. Daripada tidak memiliki identitas, alangkah sedihnya. Biru juga tidak pernah merasa begitu terintimidasi sepanjang sembilan belas tahun hidup di dunia sampai ia harus mengetahui fakta bahwa ada Biru lain yang juga hidup dan bernapas di sekitarnya. Biru yang dingin, tidak tersentuh, dan memiliki tatapan kelam segelap laut kala malam. Biru yang tidak pernah ia sangka akan menjadi klimaks dalam kisahnya. "Kok, nama Kakak sama kaya aku sih? Orang tua kakak gak kreatif banget ngasih nama." Biru menatap jengkel. Ditatapnya laki-laki yang kerap minim ekspresi tersebut. "Saya gak punya orang tua!" Sang lawan bicara berdesis seraya memejamkan matanya sesaat. "Lagipula saya tidak meniru siapapun dan saya jauh lebih tua daripada kamu, Padma." Itu benar, hanya orang ini yang memanggilnya dengan nama belakang. ©KaktusKelabu 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines