Menyuarakan kata yang tak bisa terucap.
Memerdekakan jiwa yang terbelenggu takut.
Menulis apa yang dirasa, meski pahit.
Untuk kelegaan hati, yang selalu menahan.
Karena pada nyatanya,
Tak ada yang benar-benar peduli padamu
Selain dirimu sendiri.
Selamat berjuang di pahitnya kenyataan
Fighting, meski terseok-seok!
~crafthhands
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Kukira tempat itu sudah kosong, dan aku bisa mengisinya sesuka hati....
tapi aku salah, kau masih menempatinya.
Membuatku secara tak sadar mengunci tempat itu hanya untukmu....