Bulan Sad Story

Bulan Sad Story

  • WpView
    OKUNANLAR 3,292
  • WpVote
    Oylar 1,635
  • WpPart
    Bölümler 13
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Cts, Ağu 14, 2021
Nama aku, Bulan. Kata orang memeluk mama ketika lelah itu nyaman, kata orang memeluk mama saat sedih itu tenang, kata orang memeluk mama dengan bahagia itu rasanya istimewa. Tetapi aku tidak pernah merasakan pelukan yang orang lain bilang nyaman, tenang, dan istimewa itu. Mama ku menyalurkan rasa kasih sayang nya padaku dengan cara membuat luka di tubuhku. Entah sampai kapan semesta membuat aku seperti ini. Kadang aku menganggap diriku adalah perempuan kuat, karna beban yang aku pikul di bahuku tidak sedikit pun aku melampiaskan pada pelukan mama. **** 📍Cerita ini di buat oleh halusinasi aku sendiri. Jika ada kesamaan itu adalah ketidak sengajaan.
Tüm hakları saklıdır
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • Eliinaa
  • Painful By Accident (Completed)
  • [ √  ] AMERTA ¦ Ft Huang Renjun
  • Anissa Almaera [COMPLETED]
  • Mentari Tanpa Sinar
  • Bulan dan Bintang 💓(ending)
  • Sederet Luka Untuk Indira (Sudah Terbit)
  • Because I'm Stupid (End)
  • Antara Bulan dan Bintang
  • Bulan [End]
Eliinaa

Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi