49 Days

49 Days

  • WpView
    Reads 62
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 24, 2020
Menyukai seseorang dalam kurun waktu empat tahun tidaklah mudah. Apalagi dalam diam, tanpa kata, hanya mampu memandang sebatas punggung serta sudut bibirnya yang tertarik ke atas. Di saat Joanna Ivanka hendak mengatakan perasaannya, kematian merebut paksa kesempatan satu-satunya yang ia miliki. Berdasar apa yang ia baca, menurut Kubler Ross, ada lima fase kehilangan; yakni penyangkalan, marah, tawar-menawar, depresi, penerimaan. Dan jalan satu-satunya yang harus ia tempuh adalah menerima. Namun, ternyata melalui fase terakhir tidaklah mudah. Di kala ia perlahan berhasil mengupas ingatannya tentang Narendra Naelish Fasha, ia kembali dipertemukan dengan seseorang yang mengingatkannya kembali tentang laki-laki itu.
All Rights Reserved
#360
nancy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Long Flight (Tamat/Pindah)
  • 7 Seconds
  • Lunarcas
  • Korban Ghosting
  • SILENCED AT 302 [END]
  • Transmigrasi Jadi Istri Gendut (End) (Terbit)
  • ARSYA: My Naughty Boyfriend (END)
  • Sisi Penjara [ Terbit ✔️]
  • Where My Heart Remains (내 마음이 머무는 곳에)
  • PARTY IN THE U.S.A [END]

Nada terpaksa untuk menerima kenyataan pahit, bahwa dua laki-laki yang mengisi hatinya harus berpulang dengan kejadian yang memilukan, dengan kecelakaan yang sama. Kevand, sahabatnya sejak kecil, mengalami kecelakaan pesawat saat bertolak dari Banjarmasin ke Jakarta untuk mengejar cita-citanya, laki-laki itu tidak sampai lagi ke Jakarta, ia malah kembali pulang, hanya dengan jasad tanpa nyawa, sedangkan Iel, kekasihnya sejak satu tahun lalu, yang berangkat ke Inggris untuk melanjutkan pendidikannya, dinyatakan meninggal saat pesawat yang berniat membawanya ke kota itu jatuh. Nada terkurung luka itu selama delapan tahun, Nada bukanya hanya diam saja saat bayangan dua laki-laki yang ia cintai itu tidak pernah pergi di hidupnya, tidak, tidak sama sekali, Nada dibantu teman-temannya yang lain, dibantu dengan orangtuanya, melakukan segala upaya untuk mengembalikan keceriannya, mengembalikan Nada yang semula saat dua orang itu masih ada di hidupnya. Delapan tahun, diakhir tahun, saat Fadli mengatakan ia menjadi panitia reuni sekolah menengah atasnya, Nada menyatakan bawah ia akan datang keacara itu, walau sebenarnya ragu, karena ia pasti akan kembali mengingat kejadian dan dua orang yang sudah pergi itu, tapi Nada mencoba untuk datang, Nada sadar bahwa hidupnya bukan tentang Kevand dan Iel lagi. Entah ini menjadi kesialan atau keburuntungan Nada, tapi, di tempat reuni itu, Nada melihat Iel, Iel kembali, Iel tidak meninggal, yang membuat Nada bertambah bingung, ternyata Iel sudah memiliki anak, Iel-nya, sudah menikah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines