Heal You, Heal Me!

Heal You, Heal Me!

  • WpView
    LECTURES 126
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Chapitres 5
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., août 29, 2020
Ketegaran salah satu pembuktian rasa syukur terhadap kehidupan. Itulah yang ditanamkan oleh Gadis remaja berwajah elok itu. Ia sungguh kehilangan masa remajanya. Kedua orangtuanya bercerai, dihamili oleh cinta pertamanya tanpa pertanggung jawaban, belum lagi kedua adiknya yang masih balita, kini harus menjadi tanggung jawabnya juga. Lengkap sudah penderitaannya. Tiap-tiap detik selalu terasa sulit, namun gadis bertubuh kurus itu tetap melangkah dengan yakin, walaupun tidak jarang ia terperosok di lubang yang dalam. Bukan tidak pernah ia kehilangan harapan, tetapi ketika melihat perutnya yang kian hari kian membesar, membuatnya harus terus jalani hidup terlepas dari kehidupannya sendiri. Ia tidak seberani itu untuk merampas ataupun mengakhiri kehidupan yang bukan miliknya. Hanya terus mencoba meyakinkan hati yang semakin hari bertambah ragu, bahwa kelak ada siluet yang akan menyinari hidupnya yang kelam. Ya, semoga saja ada, itu harapnya.
Tous Droits Réservés
#64
perjuanganhidup
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • ABLUVION {COMPLETED}
  • FADLYN
  • AILY DAILY
  • Dependency ✓ [Sudah Terbit]
  • dear happiness
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • 𝙏𝙧𝙖𝙣𝙨𝙢𝙞𝙜𝙧𝙖𝙨𝙞 𝙈𝙞𝙘𝙝𝙚𝙡𝙡𝙚
  • Setulus Kasihmu (End)
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Baby of My Enemy [END ]

ABLUVION {COMPLETED} Sedih, marah,kecewa, kesal atau mungkin BAHAGIAA?? Hahaha... itu rasanya terdengar sangat-sangat konyol di telinganya. Mengingat takdir sepertinya tak sepenuhnya menyukainya. Buktinya gadis dengan manik birunya itu harus menelan pahit kenyataan hidupnya yang berubah 180 derajat. Cacian, tamparan bahkan pukulan sekaligus menjadi hal yang rumlah di dapati olehnya. Lelah? Tentu saja Bukan hanya fisiknya yang tersakiti, namun hati dan mentalnya lah yang lebih parah tersakiti. Tapi dengan bodohnya, ia tetap memilih untuk bungkam. Walaupun kenyataannya ia tahu bahwa semakin ia bungkam, maka semakin menipis harapannya untuk mendapatkan kebahagiaanya kembali. Hingga takdir mungkin sedikit berbela sungkawan dengan nasibnya. Membuat mereka akhirnya dipertemukan. Entah apa sebenarnya tujuan mereka di pertemukan. Entah untuk membawa kebahgiaan atau malah kian menambah luka?? Tapi ia bertindak dengan acuhnya, toh yang pasti saat ini ia merasa begitu yakin bahwa pria yang Tuhan kirim dapat membantunya untuk melihat kembali sepercik cahaya. Namun tak ayal, takdir memang terlihat begitu lihai mempermainkan kehidupan. Takdir yang membawa ia dekat dengan harapannya, namun takdir jugalah yang membuatnya jatuh untuk kesekian kalinya. Ketika sebuah kebahagiaan terlihat mendekatinya, namun naas. Kenyataannya, kebahagiaan yang ia lihat hanyalah sebuah ilusi semata. Karena tanpa ia sadari, ia tetap berjalan di atas percikan kaca-kaca. Berjalan menuju kehancuran. Berjalan menuju akhirnya. Hingga sampailah ia di garis finishnya. DON'T COPY PASTE OKAYY!!!!!!! Thanks guys❤📍

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu