Di Bawa(h) Langit

Di Bawa(h) Langit

  • WpView
    LECTURAS 341
  • WpVote
    Votos 37
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, ago 19, 2020
WpInfo
Ficción
Romance
Ini cerita Langit&Naraya. Cerita dunia pelangi. Cewek sama cewek. Homopobic dipersilahkan menjauh. "Di bawah langit yang sama kita saling tatap, di bawah langit pula kita mengambil langkah yang berlawanan. Sejauh apa pun kakiku berlari, sekuat apa pun pikiran ku menyangkal. Hadirmu tidak pernah jauh hanya sejenggal di atas kepalaku, ketika aku mengadahkan kepala dan disitulah masih wajahmu yang terlihat." _________ "Mengingatnya seperti menggenggam duri. Melupakan nya seperti tenggelam dalam sunyi. Kalo lo jadi gue apa masih sanggup untuk memilih?" "Dia dan bulan itu sama mereka indah, menakjubkan, dan.. Jauh" "Semua tentang dia itu berharga. Tidak cuma kenangan, sakit dan luka dari dia juga berharga. Jadi aku mau hidup untuk terus merasakan rindu, selama masih dia sumbernya. Bakal aku nikmati sekalipun itu membunuhku."
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • VALERIE
  • My Childish Boyfriend🖤
  • PENGECUT EGOIS -gxg-
  • ARA (tamat)
  • "DOMINO" [ GxG COMPLETED ]
  • A Soul Called Home
  • School
  • Pelangi sehabis hujan
  • 3D Inside
VALERIE

Nora : "Kepenak rak kepenak Darling, mati urip barengan selawase." (Enak nggak enak Darling, hidup mati bersama selamanya) Val : "Opo tenan mati urip karo aku..?" (Beneran hidup mati sama aku?) Nora : "Wani sumpah seksine langit bumi." (Berani sumpah, saksinya langit dan bumi) Val : "Seng pungkasan rungokno tak takoni," (Yang terakhir, dengarkan aku bertanya) Nora : "Bukti tresno aku kudu nglegani." (Bukti cinta aku harus menurutimu) Val : "Yen wes nasib awakku ndisiki mati, opo kowe yo sangguh ngancani...?" (Kalau sudah nasib aku mati duluan, apa kamu mau menemani?) Nora : "Pitakon ojo aneh-aneh, marakke bingung piye le ku mangsuli." (Tanya jangan aneh-aneh, bikin bingung gimana aku jawabnya.)

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido