Alin! Be my wife

Alin! Be my wife

  • WpView
    Reads 65
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 3, 2020
"Amalinda Aish, be my wife."tiba tiba suara Rian terdengar dibalik kegelapan kolm pancuran itu. Alin menoleh dan saat itu air pancur, lampu taman semuanya menyala. Dia terkejut, mengapa ini diatur sedemikian rupa oleh Rian?. "Ri.. Rian? Apa kamu bilang tadi?"-Alin ragu dengan pendengaran nya dan bertanya kembali kepada Rian. Mengap sahabatnya berkata sedemikian. "Alin, be my wife"-Rian memegang tangan gadis yang amat dicintainya. Alin melepaskan tangan Rian. Dia memandang mata indah lelaki dedepannya mencari kebohongan dimatanya. Hasilnya nihil, yang ada hanya tulus dan kejujuran. "Rian jangan becanda kayak gini. Gak lucu tauk." Alin mengalihkan pandangannya. "Alin my dear look into my eyes. Hey Alin, listen. Aku serius gak becanda. Aku mau kamu jadi istriku. Aku gak mau pacaran. Aku mau pacaran setelah aku sah menjadi suamimu."-Rian memegang pipi gadis itu. "Lepasin rian. Gini aku anggap kamu temen aku. Gak lebih. Aku tau kmu punya kekasih disini. Aku dah pernah jumpa dia. Kau peluk dia mesra dan itu hal pribadi kau. Sekarang kau sahabat bagi aku tak pernah lebih. Jangan kau sakitkan hati kekasih kau yang kat sini tu. Dia akan kecewa bila tau kau lamar orang lain dan bukan dia." Panjang lebar Alin bercerita. bagaimana perkembangan cerita mereka? yuk ikuti kita Amalinda Aish dan Errian Alvano.
All Rights Reserved
#10
merriage
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]
  • RION IS MY MANTAN!
  • [✓]Suami kaya punya kemampuan membaca pikiran [ Pakai Buku]
  • ✔ Cahaya Bulan Putih Bos Besar Yang Gagap
  • DeaSea
  • IS IT LOVE?  [On Going]
  • Alinka's Story! [Completo]

"Hey!!! Kamu si anak baru!! Sini !" Panggil salah satu pemain basket sekaligus ketua tim "Maaf kak, aku masih belajar" Hanya itu yang dapat ku sampaikan " Ganti aja deh, kamu gak layak jadi pemandu sorak tim basket kami" jawabnya dengan lantang sambil bergerak menuju pintu koridor ujung " Huffffffffff, ngeselin banget tu orang" sambil mengacak acak rambut . . "jangan bawa barang yang berat begini" sambil mengambil alih papan-papan itu "makasih kak" jawabku "tanganmu gapapakan ??" " nggak , nggak apa apa kok kak" ujarku agar dia tidak panik "ya udah aku bawa ini dulu ke lapangan" Diapun melangkah pergi menuju lapangan, goresan senyumku seketika muncul di ujung bibir mungilku. . . "Brakk !!" Tamparan melesat ke pipiku " Maaffin akuuu! tapi yang kamu lihat salah, aku bisa jelasin" jawabku terbatah-batah sambil menahan air mataku yang ingin keluar " Loh itu cewek murahan" pukulan tangannya hampir sekali lagi mengenai ke wajahku , tapi dihalang oleh si dingin. " APaa urusan lohh !! Loh gak berhak ya ikut campur masalah kami" Bentaknya sambil tersenyum sinis ia berkata " Cowok kok gampar cewek !? yakin situ cowok HAH !!??" Kalimat itu membuatnya geram dan pergi meninggalkan kami. . . Haiiii teman-teman jadi ini karya pertamaku dan asli hasil karanganku sendiri hehehehe ☺ Minta supportnya ya teman- teman dengan bantu vote di setiap chapter dan komen biar bisa jadi bahan referensi 🌈🙏 ••• Rank- rank yang pernah di capai dapat dilihat di bab "update rank" ☺️ Selamat membaca, Enjoyyy !✨ (Rabu, Sabtu 💕) <3 hysunshinee

More details
WpActionLinkContent Guidelines