Story cover for AGARA by Ifycats
AGARA
  • WpView
    Reads 77
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 9
  • WpView
    Reads 77
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 9
Ongoing, First published Aug 18, 2020
Pelangi itu Ayah
Pelangi itu Bunda
Pelangi itu Bang Rei
Pelangi itu Bang Il
Pelangi itu Bang Tri

Awalnya hanya ada lima pelangi yang Ara gambar waktu kecil, tapi sekarang nggak lagi. Ada mereka yang menjadi pelengkap pelangi Ara.

Aga, pelangi itu kamu
The Twins Agnis, pelangi itu kalian

Dan Ara adalah langit yang selalu diberi keindahan oleh pelangi setelah hujan, meski sementara.

"Kebahagiaan Ara cukup dengan memiliki senyum mereka"
All Rights Reserved
Sign up to add AGARA to your library and receive updates
or
#46aga
Content Guidelines
You may also like
US AND LAKE COMO ITALY [ON GOING] by moonskyther
10 parts Ongoing
[FOLLOW SEBELUM BACA] CERITA ORIGINAL HANYA ADA DI AKUN : moonskyther, selain itu berarti PLAGIAT. BLURB : Kehidupan selalu memiliki misterinya sendiri, dengan rasa sakit atau dengan rasa bahagia ia menciptakan segelintir karakter manusia. Beberapa manusia mungkin dapat berdamai dengan hidupnya, dengan masa lalunya yang kelam, melanjutkan aktivitas hidup seperti biasa. Namun, itu tidak berlaku untuk manusia yang hidupnya telah tragis bahkan sejak ia masih kecil. Rasanya, hidup bagai badai yang selalu mencekamnya. Ia masih hidup, namun jiwanya telah lama mati. Ia masih berenang, namun jauh di dalam dasar sana ia telah lama tenggelam. Manusia tidak pernah sembuh perihal luka dan trauma. Mereka selamat dari kecelakaan, namun telah sepenuhnya cacat seumur hidup. Tapi sekali lagi, dunia terlalu jahat untuk manusia menjadi lemah. Dunia terlalu jahat untuk manusia yang tidak sedikitpun mempunyai alasan untuk tertawa ditengah telah berdarah-darah hidupnya. Alasan-alasan kecil untuk tetap bertahan hidup, bagai sebuah pondasi untuk pertahanan diri. Semua orang memiliki alasan bertahan hidup yang berbeda, untuk sekedar selalu menikmati segelas es kopi di pagi hari, atau untuk sekedar dapat berkunjung ke tempat yang ingin dinikmati. Hal itu yang selalu terlintas dalam benak seorang Aryan, dengan mimpinya yang selalu ingin melihat indahnya hamparan air danau Como. "Setidaknya sekali dalam hidup, aku ingin membawa diriku, aku ingin memuja mataku untuk melihat keindahan danau Como, itu inginku setidaknya sebelum aku melebur menjadi tanah." - Aryan Bagaskara Adhiwijaya.
You may also like
Slide 1 of 9
Derena cover
REZZA cover
Tak Tentu Arah [Saka] cover
Temporary |End| cover
US AND LAKE COMO ITALY [ON GOING] cover
Mujeres Lluvia cover
AVOID cover
Aruna Dan Rahasianya [Telah Terbit] cover
Rianbow [SHS 1] cover

Derena

11 parts Ongoing

Kendati hatinya penuh dengan luka, senyumnya tetap mengembang Kendati lara meliputi hatinya, tawa masih dia suarakan dengan lantang Kendati lelah menguasai tubuhnya, kakinya masih bergerak dengan lincah Namun sekuat apapun seseorang, pada akhirnya ada masa di mana sosok Nathaniel Adipta memilih untuk menyerah.