Erotica Madness

Erotica Madness

  • WpView
    LECTURAS 557
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, ago 18, 2020
Siapa yang tidak mengenal Sabrina? Dalam kehidupan sehari-harinya dia dikenal sebagai perempuan baik-baik. Semua orang menyukainya, walaupun mereka tidak tahu satu rahasia terbesar Sabrina: kecanduannya akan serotonin dan bagaimana caranya untuk memuaskan candu tersebut dengan melakukan aktivitas seksual. Sabrina menjadikan candu sebagai pelarian dari berbagai masalah. Serotonin membuatnya bisa lepas dari kepalanya yang pengap. Pertemuannya dengan berbagai laki-laki membangkitkan sekaligus menyurutkannya untuk memuaskan candu. Terjebak dalam lingkaran paradoks, Sabrina terus memainkan sandiwaranya dengan baik. Dalam sebuah persimpangan dia berusaha untuk sembuh, namun keraguan kembali hadir dan patah hati memperburuk segalanya, termasuk patah hatinya dengan Tuhan. Bisakah Sabrina sembuh dan terlepas dari lingkaran paradoks yang tidak berujung? Atau sebaliknya, menyerah pada candu dan menganggapnya sebagai hal yang dia butuh?
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • SABRINA [SUDAH TERBIT]
  • Another You, Another Way (Pain Series #3)
  • Oh My Doctor (21+) [END]
  • Become Straight World (Hiatus!)
  • 𝙍𝙀𝙑𝘼𝙉𝘿𝙍𝘼 (𝓣𝓱𝓪𝓷𝓴𝓼 𝓐𝓻𝓰𝓲𝓸) [𝙴𝙽𝙳𝙸𝙽𝙶]
  • Love Letter : Mission To Get You [End]
  • U N F A I T H F U L (Lengkap)
  • Nyasar Di Novel BL ✓
  • Obsessed With The Twins

NOVEL SABRINA SUDAH DITERBITKAN, SILAHKAN BACA E-BOOK NYA DI GOOGLE PLAY STORE. Sabrina pernah mencintai dengan tulus namun pada akhirnya pupus. Tuhan selalu punya alasan untuk segala yang terjadi dalam hidup kita, dari setiap luka dan duka. Percayalah, bahwa tuhan sedang mempersiapkan kebahagiaan yang tak terduga di kemudian hari. Semua orang pasti pernah merasakan patah hati dalam hidupnya. Dan patah hati bukan untuk kita hindari, tapi untuk kita hadapi. ~sabrina. First uploaded, 12 september, 2020

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido