Ketika Dia Menulis Janji (END)

Ketika Dia Menulis Janji (END)

  • WpView
    GELESEN 507
  • WpVote
    Stimmen 29
  • WpPart
    Teile 16
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Sa., Sep. 5, 2020
WpInfo
Belletristik
Romantik
Awalnya, Drea hanya berniat mengikuti sebuah seminar. Lebih-lebih, seminar tersebut kedatangan tamu spesial. Semangat Drea semakin membuncah. Tapi, semua berjalan diluar duga. Seminar tersebut mempertemukan Drea dengan sosok laki-laki yang memerhatikan Drea secara diam-diam. Hingga laki-laki itu serius mencari tahu identitas Drea. Atas upaya keras yang dilewatinya. Laki-laki itu berhasil membuat Drea mengenalinya. Bahkan laki-laki itu sudah mengatakan suatu janji. Janji yang menumbuhkan harapan di hati Drea. Janji yang menumbuhkan rasa menyayangi di hati Drea. Tanpa Drea sadari, janji tersebut akan goyah. Karena ada seorang perempuan, sedang berjuang mati-matian mendapatkan hati laki-laki itu. Akankah laki-laki itu memilih Drea atau perempuan yang rela berjuang karenanya?
Alle Rechte vorbehalten
#202
patahhati
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Peluk
  • About SAMANTHA
  • nyantri bareng suami
  • RAKA
  • Satha
  • Destiny ✓
  • Promise me and secret
  • Kutemukan Cinta Di Tanah Suci
Peluk

Setiap manusia pernah jatuh ke titik terendah hidup, waktu yang membedakannya. Haira mengalami itu semasa kuliah. Perpisahan, perjodohan, dan label anak durhaka dari orang tua membuat ia ingin menyudahi hidup. Satu hal yang membuat ia bertahan adalah bayang-bayang Gama, laki-laki yang pernah ia cinta sekaligus benci. Mengapa Gama? Haira melanjutkan hidup seraya menyandang satu tanda tanya besar itu. Kini gelombang takdir mempertemukan mereka kembali. Gama ingin menyelesaikan sesuatu yang belum usai. Sebuah peluk menjadi jalan keluar. Untuk kali kedua. Nol sentimeter jarak antara tubuh mereka yang tidak lama lagi menjadi ratusan, jutaan, bahkan tak terhingga jauhnya. *** Untuk para pembaca yang baik, terima kasih sudah membaca Peluk. Tulisan ini sudah sampai tamat. Kalian boleh berikan komentar dan bintang setelah membaca Peluk :)

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien