Story cover for With You~ by FafaAsiayorii
With You~
  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Aug 18, 2020
Udara malam itu sangat dingin jisso yang mendapat shif malam berjalan tergesa-gesa menyusuri jalan yang gelap. dengan jaket tipis, dia memilih jalan yang tidak terlalu ramai. karna jika dia melawati jalan yang biasa ia lewati ia akan terlambat, karna jalan itu sekarang sedang ada pertunjukan.

cahaya yang minim membuatnya merinding, terdengar suara rintihan orang kesakitan. jisso berfikir itu hantu. ya tuhan tolong lindungi aku . rapal nya dalam hati. suara rintihan itu semakin jelas terdegar. dan di lihatnya sosok pemuda yang terduduk dengan memegang perutnya dengan darah mengalir.

"Ommo,"  jisso berlari menghampiri pemuda itu 
"tuan kau baik-baik saja?" jisso berjongkok melihat wajah pemuda itu. wajah pucat dengan darah mengalir di dahinya lalu melihat perut yang juga berdarah. jisso panik . mencoba menghubungi ambulans tapi tangan pemuda itu menahannya

"ja.. jangan argghhh beri.. berikan.. po pon ponn sel mu"  
tanpa pikir panjang jisso memberikannya . 
setelah menghubungi seseorang pemuda itu lemas dan ambruk di bahu jisso.




*haii gais . bikin cerita baru lagi tapi nanti marga jisso aku ubah . buat sensasi cerita tersendiri hehehe semoga kalian suka ya .
oh ya hargai tangan dan pikiran yang membuat cerita ini . gak susah buat kasih vote kok 😘
All Rights Reserved
Sign up to add With You~ to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Aku Bukan Hantu (Selesai) by rerenure21
10 parts Complete
"HIAAAAAAAAAAAAAAAA," suara hantu itu terdengar nyaring, membuat beberapa hantu lainnya datang menghampiri. Brakk... Terdengar suara mobil, menabrak tiang pembatas jembatan. Mobil itu jadi tak terkendali sebab ada sosok hantu yang hendak menyebrang jalan. Sosok berkulit hitam gelap dengan badan yang cukup besar. Sosok itu sudah tiba di depan kami, ia terlihat memegang pundak hantu penunggu jembatan ini. Kemudian hantu itu berkata pada kami. "Jangan kau ganggu kekasihku!" ucapnya begitu tegas. "Aku tidak mengganggunya," ucap Inat. "Bohong! Tadi aku melihat dengan mata dan kepala yang kupegang ini kalau Inat dan suster inilah yang mengganggu kekasihmu," ucap sosok hantu dengan kepala yang ia bawa ditangannya. "Diam kau! Bagaimana bisa melihat jelas? Kepalamu saja kau pegang terbalik," ucapku tak mau kalah. "Sudah-sudah, karena kau menyebrang... lihat itu," ucap Inat sambil menunjuk ke arah mobil yang hendak jatuh ke dalam sungai. "Lebih baik kau bantu mobil itu agar tidak terjun bebas," lanjut Inat. "Iya benar! Kau penyebab kecelakaan itu, dasar ceroboh! Tuhan pasti akan sangat marah padamu," ucapku tak kalah menakutkan. "BAIKLAH BAIK! Akan aku bantu mobil itu, tapi awas saja kalian mengganggu kekasihku lagi!" ucap sosok hantu bertubuh hitam itu. Tidak butuh waktu lama untuk "Selesai". Maret s.d. 25 November 2020 ~•~•~•~•~•~•~•~•~•~ 📄 Jangan lupa follow sebelum membaca 📄 Jangan lupa vote dan komentar 📄 Jangan melakukan plagiarisme Salam, @rerenure21 ~•~•~•~•~•~•~•~•~•~ #3 lukalama (8 September 2021)
You may also like
Slide 1 of 10
Hai Januari cover
TUBUH GADIS NERD [END] cover
psychologycal cover
RanZyan [bl lokal] cover
VALOROUS  cover
KISAH TANPA ENDING ✓ cover
the other side cover
 CHIKA IS MINE cover
Aku Bukan Hantu (Selesai) cover
Transmigrasi Ayuna [ rombak Ulang ] cover

Hai Januari

15 parts Complete

Insyaallah ceritanya beda,dan update setiap hari sabtu/minggu yaa yuu langsung aja masukin ke draf bacaan😍💋 "je tau ga dokter yg punya dosis ngerendahin kadar itu apa? "ucapan pak juna membuat jeje mengkerutkan dahinya. "itu apa mas?"ucap jeje sambil terus menyiapkan makan untuk suami dan anaknya. "kadar kerinduan ini."ucapan juna membuat jeje kebingungan. "apa si mas,masih pagi loh ini udah gombal aja." Juna mendekat ditariklah pinggang jeje hingga seperti dalam film tetanic,memeluk dari belakang wkwk. "jangan pergi lagi je, saya takut kehilangan kamu dan mereka didalam sana. "ucap juna pada jeje, jeje memang sedang mengandung anak kembar mereka. "manja deh."ucap jeje saat tangan kokoh juna bertengger di perutnya dan memeluknya erat. "manjanya sama kamu bukan orang lain sayang. " **** Itulah sekiranya kutipan cerita ini yoo langsung masukin diperpustakaan kamu yaa❤️❤️