Kembar And Kayla

Kembar And Kayla

  • WpView
    Reads 270
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 30, 2021
Seorang anak laki-laki kembar yang bernama Alvian Putra Wijaya dan Elvian Putra Wijaya, meskipun mereka kembar tapi mereka memiliki sifat yang berbeda-beda Alvian Putra Wijaya biasa dipanggil dengan sebutan Al yang memiliki sifat yang dingin dan cuek meskipun memiliki sifat yang seperti itu tapi Al sangat perduli sama keluarganya dan kembaran nya Elvian Putra Wijaya biasa dipanggil dengan sebutan El yang memiliki sifat yang ceria dan aktif dan meraka juga memiliki adik perempuan yang bernama Kayla Putri Wijaya. #jangan lupa kasih vote ya gaes :)
All Rights Reserved
#407
saudara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bitter Is You || ✔ ||
  • Two Twin Girls
  • The Twins ✔ ( Selesai )
  • Takdir Yang Berbeda
  • •The Seventh Good Girl•
  • 𝙍𝙖𝙝𝙖𝙨𝙞𝙖 𝙏𝙖𝙠𝙙𝙞𝙧 𝘾𝙞𝙣𝙩𝙖 [TERBIT]
  • Rivandra (Sequel Cuek? Bodo amat!!)
  • Three Twins
  • BAD TWINS [Selesai]
  • DIFFERENCE OF TWINS

Khanaya dan Khanayla, dua orang yang lahir dalam rahim yang sama dengan banyak perbedaan ketika terbentuk menjadi gadis remaja. Khanayla yang terlahir sebagai gadis cantik penuh keanggunan di setiap langkahnya, tutur kata yang lembut. Berbanding terbalik 360° dengan kakak kembarnya-Khanaya-yang begitu tertutup dengan sekitar. Hidup penuh misteri dan tekanan dari Ayahnya. Khanaya Neevezha Althaia Khanayla Naveezha Affran Dua bocah kembar yang berbeda dalam segala hal. . . . . . "Urusannya sama lo apa?" "Aku bisa minta sama Ayah buat kesini bersama." "Terus hubungannya sama gue apa?" "Kenapa kamu bersikap kayak gini ke aku? Kalau aku ada salah, aku minta maaf. Jangan menjauh dari aku. Tolong." Dengan sangat jelas Khanaya mendengar suara kembarannya yang bergetar itu. Jujur saja rasanya Khanaya ingin menarik gadis yang lebih muda sepuluh menit darinya itu kedalam dekapannya. Ia tidak tega jika harus membiarkannya menangis lagi. Namun, kilasan ingatan atas perlakuan Ayahnya membuat Khanaya gelap mata. Tidak mungkin bagi Khanaya melupakan kenangan pahit itu. Tetapi perkataan sang Ibunda sebelum tarikan nafas terakhirnya, Khanaya diminta untuk selalu menjaga dan melindungi adik kembarnya dari segala macam bahaya. Ini belum saatnya, Khanayla harus menunggu sedikit lebih lama lagi jika ingin Khanaya yang sebenarnya kembali. "Gak usah repot - repot." Khanayla menggeleng Cepat. "Bukan ini yang aku mau." "Lo pikir gue juga mau berada di bawah tekanan, hah?! Gak sama sekali!" Tanpa sadar Khanaya meninggikan oktaf suaranya di hadapan Khanayla. . . . . . Please enjoyed this place story... [Rank my story] #1 : /dikha #1 : /dikha #1 : /dikha #1 : /dikha #6 : /anaksekolahan #8 : /penolakan

More details
WpActionLinkContent Guidelines