Ingin Mati

Ingin Mati

  • WpView
    Reads 644
  • WpVote
    Votes 74
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 20, 2023
[ expressive writing/berpuisi/kontenporer ] Aku selalu salah. Apa sebaiknya mati saja? Haha, seharusnya fase ini akan berlalu. Sedih itu akan lewat, bahagia pun akan lewat. Namun, jika sakitnya terus berlarut hingga semakin jatuh. Sampai kapan aku akan sanggup bertahan. Semakin kemari pun terus kehilangan. Rasa tertekan, emosional tinggi, tiba-tiba sedih, kadang juga senyum sesaat. Bercampur aduk tidak karuan. Ada yang berputar dalam pikiran, sesak yang menetap di jantung, dan lara yang tak berujung. Tuhan, aku sungguh kesakitan. Boleh peluk aku sebentar?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • P E R N A H
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Just Words
  • RadenRatih
  • PERLINA
  • Deberìa Redirme? (End)
  • pengendali hati
  • ARUNA Dalam Diam, Aku Tumbuh
  • [END] When the Stars are Tired
  • Jejak

Dalam buku ini bercerita; Bagaimana 'aku' sebagai penulis, yang merangkap juga sebagai korban rasa, dan 'kamu' sebagai sebab utamanya. Perkenalan, kasmaran, patah hati, dan dipaksa mengikhlaskan adalah siklus siklus yang aku rasakan, yang aku coba susun secara kronologis berdasarkan hari-hari yang berkelanjutan. Hati manusia itu mudah berubah-ubah. Bisa jadi makin sayang, cinta, atau kebalikannya. Mungkin hari ini dia begitu mencintaimu tapi besok atau lusa tidak ada yang bisa menjamin dia akan tetap cinta. Bisa saja dia menemukan seseorang yang jauh lebih baik darimu dan menurutnya jauh lebih pantas untuk jadi dermaga hatinya berlabuh. Jadi buat kamu, jaga selagi ada, hargai selagi masih bersama. Karena melupakan emang sulit tapi melunakkan hati yang beku jauh lebih sulit.

More details
WpActionLinkContent Guidelines