DEFEND US
  • WpView
    Reads 223
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Sun, Sep 6, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
(Story completed) ini luar biasa gilanya! Dan tidak bisa dibenarkan oleh akal ku sendiri. Aku tak tahu harus mengganggap ini musibah atau kah sebuah anugrah? Karena papa yang seenaknya saja menjodohkan aku yang jelas-jelas sudah ku tolak secara terang-terangan. Hingga pada akhirnya aku menyanggupi nya untuk membawa seorang laki-laki ke hadapan papa untuk ku jadikan sebagai calon suami dalam jangka waktu 4 hari. Dan yaa.. kini dia adalah suamiku. Aku bukan wanita munafik,aku akui suamiku ini tampan,bahkan sangat tampan,banyak yang salah menyangka bahwa ia orang Asia luar bukan berasal dari Indonesia. Tapi dia gay, you know dia tidak menyukai perempuan dan lebih senang dengan pria. Ya suamiku gay tapi aku mencintainya. Oh my God,dari dulu ga pernah punya impian untuk menikah dengan gay tapi inilah kenyataannya. WARNING!! yang umurnya di bawah 17+ dilarang baca ya kako masih nekat kau baca dosa dikalian hihi. ------------------------------ Next cerita saya akan buat cerita absurt lainnya karna saya suka ketika pikiran saya berimajinasi hihi
All Rights Reserved
#988
kisahcinta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Merried By Accident (END)
  • Rasa yang salah
  • SUGAR DADDY SYNDROME
  • Jenar (Gay)
  • Women-Hating Duke Feels Lust Only For One Aristocrat Lady
  • KEAURIGA
  • Instagram Love

Ketika kamu dihadapkan dalam dua pilihan dan kamu tak tahu harus memilih yang mana?. Sosok cowok yang kamu cintai namun tak bisa kamu miliki atau sosok cowok yang tidak kamu cintai namun selalu mencoba untuk mengubah hati kamu. Seandainya diantara salah satunya bisa membuat aku bahagia, mungkin semua peristiwa dalam hidupku ini tak terjadi seperti ini. Mereka bukan pilihan, aku pula bukan satu-satunya wanita dalam kehidupan mereka berdua. Aku sadari aku tak ubahnya seperti perahu yang sedang berlayar dan tak tahu akan berlabuh ke mana, andai saja mereka berdua tak menghancurkan hidupku mungkin semua hal-hal ini tak terjadi pada diriku. Meski ku rasa cinta itu indah, namun sekejap saja berubah menjadi dendam dan juga kebencian. Apakah aku sanggup hidup seperti ini?. Ini kisahku... ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines