Bidadari Bermata Cokelat

Bidadari Bermata Cokelat

  • WpView
    Leituras 117
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadConcluída sáb, dez 5, 2020
Langkah Rakha berhenti saat kedua retinanya menangkap sepasang mata berwarna cokelat yang menatap ke arahnya. Kerutan di kedua ujung mata gadis itu mengisyaratkan bahwa ada senyuman yang diberikan untuknya dari balik cadar yang dikenakan. Jantung pemuda itu berdetak kencang tak mampu ia kendalikan, tatapan gadis itu berhasil mengetuk pintu hatinya bahkan dengan sangat mudah ia membuka pintu itu dan membiarkan pemilik sepasang mata itu masuk ke dalam hatinya memberikan nuansa yang tidak pernah Rakha rasakan sebelumnya. Rakha bahagia, terbukti senyuman terpancar dari wajahnya menikmati pertemuan pertama kali dirinya dengan gadis itu. "Jadi seperti ini ya rasanya jatuh cinta pada pandang pertama." Gumamnya malu sendiri sambil terus menatap kecantikan gadis itu yang terpancar dari kedua matanya. "Astagfirullah...." Ucap Rakha kaget saat menyadari kekhilafannya. Bisa-bisanya pemuda sholeh seperti Rakha terbuai dengan godaan setan terkutuk yang membuat ia lalai dengan membiarkan kedua matanya, pikirkan dan hatinya memuji lawan jenis yang bukan makhromnya. Sungguh sulit dipercaya, jika seorang Rakha yang dikagumi banyak wanita malah mengagumi sosok wanita bercadar yang ada di cover sebuah novel yang belum tentu ada di kehidupan nyata. "Nayz Aylov." Baca Rakha pelan saat menemukan nama pengarang novel yang telah berhasil membuatnya terbuai oleh sosok wanita yang sepertinya menjadi peran utama di cerita novel yang telah dikarangnya. Rakha mengebet lembaran terakhir dari novel bertulisan best seller, berharap ia dapat menemukan foto dan sedikit biodata si pengarang. Namun sayang, tidak ada foto apapun yang ia temui. Hanya biodata singat yang rasanya tidak penting untuknya. Bidadari bermata cokelat, siapakah dia sesungguhnya? Benarkah ia ada di kehidupan nyata atau hanya sebuah ilustrasi belaka yang digambarkan sang pengarang ataupun sang editor?
Todos os Direitos Reservados
#2
kehidupanrumahtangga
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Cahaya cinta Terakhir [On Going]
  • Ikhtiar Cinta Bersamamu [END/SUDAH TERBIT]
  • this is the story of my life - Afshenna Yara Carlotta
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • Imam dari Sepertiga Malam
  • Imam untuk Gladysa✓
  • Peri Cinta (Wall Of Love) - END
  • Aku Padamu Ya Ukhti (Selesai)
  • HIDIYAH (7 PASANG MUJAHID) TERBIT
  • Lembar Terakhir Surat Untuk Dika

Sheila terlahir dari keluarga sederhana yang hanya tinggal berteduh di bawah atap rumah kontrakan dan diusia sang kepala keluarga yang tak lagi muda perekonomian keluarga itu pun tak lagi bersahabat. Dengan tatapan nanar bercampur gelisah Sheila menerawang jauh, memikirkan cara untuk membayar biaya rumah sakit sang ibu. Hingga Sheila bertemu dengan seorang wanita yang menawarkannya sebuah pekerjaan. Bagaimana kah kisah Sheila selanjutnya? Akan kah perjalanan hidup Sheila di selimuti oleh kebahagiaan dan senyuman juga tawa dari orang yang ia sayang? Atau sebaliknya? Mungkin tanda tanya itu semua akan terjawab dengan mudah saat hal buruk pada Sheila tidak pernah terjadi. Dan di sinilah semuanya di pertaruhkan. Kisah ini tak hanya tentang kisah romance picisan, akan tetapi kisah ini tentang seorang wanita yang harus terombang ambing dengan keimanannya, bukan hanya itu dalam cerita ini juga dapat ditarik kesimpulan jika uang bukanlah segalanya dalam hidup. Hingga mampu mempertaruhkan segala nya demi uang dan kedudukan. "Haruskah ku ambil tawaran itu? " Sheila Sheila tak ingin memilih bahkan ia tak ingin melakukannya, akan tetapi tawaran itu menjadi harapan baru bagi hidupnya. Keyakinan dan kebimbangan silih berganti mengusik benaknya, rasa takut juga turut memperolok Sheila untuk tak memilih. Namun, melihat satu manusia yang belum juga pulih membuat keyakinan itu hadir kembali. Melihat sang ibu yang terbaring tak sadarkan diri di ranjang rumah sakit hatinya.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo